Kapal Ferry Penyeberangan Tenggelam

Dua Terdakwa Minta Keringanan Hukuman

Untuk hari ini kami tidak bisa memutuskan keduanya dan besok Rabu kami laksanakan putusan

Dua Terdakwa Minta Keringanan Hukuman
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Terdakwa Adi Rifani dan Iwan (motoris dan nakhoda) saat pelaksanaan sidang kasus tenggelamnya kapal ferry tradisional di Desa Panamas, Kecamatan Selat Hilir Kabupaten Kapuas Kalteng, yang terjadi pada Idul Fitri tahun 2014. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sidang lanjutan kasus tenggelamnya kapal ferry tradisional di Desa Panamas, Kecamatan Selat Hilir Kabupaten Kapuas (Kalteng) kembali digelar di PN Kapuas, Selasa (23/12/2014).

Sidang kali ini menghadirkan dua terdakwa nakhoda Adi Rifani dan Iwan, keduanya warga setempat. Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut keduanya penjara 10 tahun.

Namun kedua terdakwa minta agar putusannya seringan-ringannya. Sidang hari ini kedua terdakwa lagi-lagi minta keringanan hukuman."Kami minta keringanan hukuman dan kalau perlu bebas,"ungkap keduanya kepada Hakim Ketua Hj Sukmawati, SH, MH.

Sidang putusan dilaksanakan besok Rabu (24/12/2014)."Untuk hari ini kami tidak bisa memutuskan keduanya dan besok Rabu kami laksanakan putusan,"ungkap hakim ketua, yang didampingi hakim anggota, Sondra Mukti Lambang, SH dan Siti Suryani Hasanah, SH. JPU terdiri dari Alfa Fauzan, SH dan I Wayan Gedin Arianata, SH.

Penulis: Jumadi
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help