Kasus Pilot AirAsia Positif Narkoba Tak Terkait QZ8501

Menurut Hadi, tes urine dilakukan secara acak di Bandara Ngurah Rai Bali. "Tidak (ada kaitan), ini tes Kemenhub secara random," ujar Hadi saat dihubun

Kasus Pilot AirAsia Positif Narkoba Tak Terkait QZ8501
TRIBUNNEWS.COM/FAJAR
Penumpang antre masuk ke pesawat Airasia untuk penerbangan domestik di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M Djuraid mengatakan, temuan positif narkoba pilot AirAsia berinisial FI tak ada hubungannya dengan kecelakaan AirAsia QZ8501 yang sekarang sedang berlangsung proses pengangkatan puing dan jenazahnya.

Menurut Hadi, tes urine dilakukan secara acak di Bandara Ngurah Rai Bali. "Tidak (ada kaitan), ini tes Kemenhub secara random," ujar Hadi, Kamis (1/1/2014).

Lebih lanjut, Hadi mengatakan pengecekan urine secara random kepada pilot merupakan program rutin Kemenhub. "Ini rutin. Hanya saja kali ini dilakukan memang pas masa liburan tahun baru," ujar dia.

Sementara itu, alasan pemeriksaan urine di Bandara Ngurah Rai Bali lantaran saat musim liburan Pulau Dewata banyak dikunjungi wisatawan. Terlebih lagi, di Bali banyak terdapat tempat hiburan malam.

Sebelumnya diberitakan, urine seorang pilot berinisial FI dari penerbangan AirAsia QZ7510 berute Jakarta-Bali kedapatan positif mengandung narkoba jenis morfin, Kamis pagi.

Editor: Yamani Ramlan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved