Dinas Perikanan Kapuas Awasi Pelaku Ilegal Fishing

Sebenarnya masyarakat sudah tahu cara mencari ikan seperti ini jelas-jelas dilarang, namun sepertinya mereka pura-pura tak tahu.

Dinas Perikanan Kapuas Awasi Pelaku Ilegal Fishing
banjarmasinpost.co.id/antara
Penangkapan ikan di Kapuas, Kalteng.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas mengawasi adanya pelaku ilegal fishing atau masyarakat yang mencari ikan dengan menggunakan alat setrum atau ilegal fishing.

Sebenarnya masyarakat sudah tahu cara mencari ikan seperti ini jelas-jelas dilarang, namun sepertinya mereka pura-pura tak tahu.

Kabid Wasdal Sumberdaya Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas Imi, Rabu (18/2/2015) mengatakan sebelum pihaknya melakukan tindakan, maka dilakukan prefentif seperti memasang poster larangan yang dibagikan ke beberapa kelurahan serta melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Selanjutnya melakukan penindakan-penindakan dengan mengamankan masyarakat yang tertangkap tangan mencari ikan menggunakan alat setrum.

"Penangkapan terhadap warga yang menyetrum ikan, kami membentuk tim, seperti dari kepolisian, kejaksaan maupun dari tim kami sendiri,"ungkap imi yang didampingi Kasi Pengawasan Sudar di kantornya. Pihaknya juga membentuk kelompok pengawas masyarakat, yang mana melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang mencari ikan menggunakan alat setrum.

Dikatakan Imi, hasilnya ada 8 masyarakat yang diamankan oleh tim. Diantaranya Sabran, warga Banjarmasin tertangkap mencari ikan menggunakan alat setrum di daerah Anjir Kapuas. Hasil sidang Sabran diputus 7 bulan, denda Rp300 ribu.

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved