Dinkes Palangkaraya Kewalahan Tangani Pasien Rabies ‎

Pasalnya, jumlah pasien gigitan anjing yang masuk berobat ke rabies center dalam perbulan hingga 6‎2 orang

Dinkes Palangkaraya Kewalahan Tangani Pasien Rabies  ‎
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Sosialisasi bahaya gigitan anjing penyebab rabies terus dilakukan oleh Dinkes Palangkaraya seperti yang terpantau spanduk di Kantor Dinkes Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, kewalahan dalam menangani kasus gigitan anjing yang masuk ke rabies center di Puskesmas Bukit Hindu Palangkaraya.

Pasalnya, jumlah pasien gigitan anjing yang masuk berobat ke rabies center dalam perbulan hingga mencapai kisaran 34 hingga 6‎2 orang sedangkan persediaan vaksin anti rabies (Var) sangat minim yang dimiliki oleh rabies center.

Berdasarkan data Dinkes Kota Palangkaraya tahun 2014 lalu jumlah pasien gigitan anjing yang masuk dan berobat di Rabies Center mencapai 799 orang dengan perincian sebanyak 582 ‎pasien dari Palangkaraya sedangkan pasien rujukan dari kabupaten terdekat yakni 217 orang.

Ini sangat tidak imbang dengan persediaan Var yang hanya diberikan 100 ampul dalam setahun.Sedangkan data pemberian Var untuk pasien yang masuk ke rabies center Palangkaraya tahun 2014 yakni 618 ampul dengan perincian 432 pasien dari Palangkaraya sedangkan 186 pasien rujukan kabupaten.

" Kami terpaksa saja menyuruh pasien atau keluarga pasien beli‎ sendiri vaksinnya, karena stok di Rabies Center sering kehabisan, karena selama ini pasien yang berobat bukan hanya warga Palangkaraya tetapi juga rujukan dari kabupaten lain." kata Kadis Kesehatan Kota Palangkaraya, Tiur Simatupang, Selasa (17/3/2015).

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help