Populasi Anjing di Palangkaraya Capai 7000 Ekor ‎

Buktinya, penambahan cukup signifikan populasi anjing terjadi dalam dua tahun terakhir dari yang awalnya tahun 2013 lalu

Populasi Anjing di Palangkaraya Capai 7000 Ekor  ‎
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
AWAS RABIES. Spanduk peringatan dari Dinkes Palangkaraya kepada warga setempat agar berhati-hati dengan serangan rabies yang dibawa oleh anjing yang menggigit warga, yang kian marak dalam beberapa tahun ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Dinas Perikanan dan Peternakan Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, seperti tidak mampu mengendalikan populasi anjing yang ada di Ibu Kota Kalimantan Tengah ini.

Buktinya, penambahan cukup signifikan populasi anjing terjadi dalam dua tahun terakhir dari yang awalnya tahun 2013 lalu diperkirakan mencapai 5000 ekor kini naik menjadi 7000 ekor dan rata-rata anjing tersebut dibiarkan lepas liar oleh pemiliknya.

Lebih parah lagi, banyak juga anjing piaraan yang dilepas tersebut menggigit warga hingga mengalami luka dan terpaksa dilarikan ke. Rabies center untuk diperiksa agar tidak terinfeksi virus rabies.

Berdasarkan data Rekap Kasus Gigitan Anjing di Rabies Center Dinkes Palangkaraya, Kalteng, tercatat spesimen positif rabies untuk tahun 2014 lalu, dari 16 pasien yang diperiksa ada 15 spesimen yang positif rabies dan satu pasien meninggal dunia, karena terserang rabies.

Peraturan Wali Kota Palangkaraya, No 4 tahun 2008 tentang pengawasan, pemeliharaan anjing yang pemiliknya dilarangan melepas anjing piaran keluar dari pagar rumah atau pemilik berkewajiban untuk merantai anjingnya sehingga tidak menganggu warga yang lewat di sekitar rumah si pemilik anjing piaraan tersebut tidak digubris oleh pemilik hewan pembawa virus rabies tersebut.

Padahal, Isi aturan tersebut menjelaskan, anjing harus di rantai atau tidak boleh keluar dari pagar rumah pemiliknya agar tidak mengganggu ketertiba‎n." Tidak salah jika kemudian warga yang diganggu kemudian menembak anjing yang menggagu hingga mati, karena pemiliknya juga cuek dengan aturan tersebut," kata Madi, warga Jalan Rajawali Palangkaraya, Selasa (17/3/2015).

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved