Kades Jeber Pilih Tak Ambil Jatah Raskin

Sementara, desa yang jumlah penduduknya hanya 700 jiwa bisa mendapatkan jatah sampai 68 sak.

Kades Jeber Pilih Tak Ambil Jatah Raskin
waspada.co.id
Warga antre mendapatkan beras raskin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Data yang tidak akurat membuat jatah raskin yang diberikan untuk desa di Mandiangin Barat Kecamatan Karang Intan sangat terbatas.

Kepala Desa setempat, Abdul Jeber memilih tidak mengambil raskin. Alasannya, karena jumlah raskin yang diberikan untuk warga desanya hanya 14 sak. Sedangkan  jumlah jiwa di desanya ada 3.000 jiwa

Sementara, desa yang jumlah penduduknya hanya 700 jiwa bisa mendapatkan jatah sampai 68 sak.

Padahal, desa mereka juga banyak warga yang tidak mampu. "Kami sudah usulkan perubahan sampai ke kabupaten. Tetapi, tetap tidak ada perubahan. Kalau cuma 14 sak saja kami kepala desa yang repot membaginya. Nanti, ribut warga ujung-ujungnya kami pambakal yang disalahkan,"ungkap Abdul Jeber, Jumat (20/3/2015).

Camat Karang Intan, Rubaini tidak menampik persoalan ini. Data tersebut, dari pusat sehingga tidak bisa diubah.

"Datanya dari pusat seperti itu susah diubah,"ungkap Rubaini.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved