Tiap Desa di Balangan dapat Rp 1 Miliar

10 'Anak Desa' Butuh Perhatian

Kepala BPMPD Balangan, Ruspandi menjelaskan, di Kabupaten Balangan ada 154 desa tiga kelurahan

10 'Anak Desa' Butuh Perhatian
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Elhami
Pustu Trans Lajar Papuyuan yang belum di fungsikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pengembangan desa di Kabupaten Balangan terus diupayakan dan ditingkatkan oleh pemerintah daerah melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa (BPMPD) Balangan.

Kepala BPMPD Balangan, Ruspandi menjelaskan, di Kabupaten Balangan ada 154 desa tiga kelurahan dan delapan kecamatan.

"Secara umum kemajuan desa di Kabupaten Balangan terus meningkat, namun masih ada juga beberapa desa yang masih tertinggal, orang Balangan biasanya menyebut anak desa," jelasnya saat ditemui dikantor.

Keberadaan anak desa ini dikatakan Ruspandi, tidak berdiri sendiri, 'anak desa' berada di bawah induknya sendiri, di Kabupaten Balangan sendiri kurang lebih masih ada sepuluh anak yang harus memerlukan perhatian lebih.

"Saya lupa persis apa nama desanya, diantaranya di Kecamatan Halong ada Desa Sawang, Paring Sumpit, Ruung, di Kecamatan Tebing Tinggi ada Desa Batu Pmpar, Iyam, di Kecamatan Lampihong ada Desa Murung Binjai," urainya.

Lebih lanjut Ruspandi membeberkan, ke sepuluh 'anak desa' ini lazimnya memiliki akses terpencil mulai dari dua km sampai lima km dan cukup sulit dituju ke lokasi.

"Fasilitas di desanya pun cukup memprihatinkan, selain akses yang sulit, keberadaan fasilitas, pendidikan, kesehatan, listrik, dan air bersih biasanya belum ada," ujarnya.

Kendati demikian untuk membangun ke sepuluh anak desa tersebut dan desa lainnya, BPMPD mempunyai program yakni seperti pembinaan desa, karena sejak tahun 2015 ini desa diberi kewenangan untuk mengelola dana bantuan dari APBD maupun APBN.

"BPMPD, Kecamatan sampai ke aparatur desa harus membimbing desanya, dengan adanya kewenangan ini maka desa lebih leluasa melakukan pembangunan didesanya," ucapnya.

Apalagi ungkap Ruspandi, tahun ini desa bakal mendapatkan bantuan dari pusat yakni dana pembangunan sebanyak 1 miliar 1 desa. "Saat ini kami masih mensosialisasikan persyaratannya ke semua desa, hingga sekarang sekitar 50 persen desa yang sudah siap dengan persyaratannya yakni 70 desa," ungkapnya.

Ruspandi menyebutkan bantuan dana 1 miliar 1 desa cukup rumit didapatkan oleh desa, karena desa harus melengkapi dan memenuhi persyaratannya yakni menyiapkan aparatur desa, kelengkapan infratsruktur, sumber daya manusia, dan rpjmdes (rencana pembangunan jangka menengah desa) dan perencanaan kerja pemerintah desa.

"Setelah itu siap, baru setelah itu desa membuat rapbdes (rencana anggaran pendapatan dan belanja desa. Barulah dana 1 miliar bisa masuk secara bertahap," pungkasnya.

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved