Co-Pilot Germanwings Diduga Sengaja Tabrakan Pesawat

DUGAAN itu disampaikan polisi hasil pemeriksaan kotak hitam menunjukkan Lubitz sengaja mengunci dirinya di dalam kokpit pesawat, beberapa saat sebelum

Co-Pilot Germanwings Diduga Sengaja Tabrakan Pesawat
Dailymail
Co-pilot Germanwings, Andreas Lubitz. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pesawat Germanwings Airbus A320 bernomor penerbangan 4U9525 yang menabrak pegunungan Alpen, Perancis, diduga disengaja oleh co-pilot Andreas Lubitz.

Dugaan itu disampaikan polisi hasil pemeriksaan kotak hitam menunjukkan Lubitz sengaja mengunci dirinya di dalam kokpit pesawat, beberapa saat sebelum Germanwings Airbus A320 menbrak pegunungan Alpen.

Hasil polisi penyedilikan di rumah orangtua co-pilot berusia 28 tahun di pinggiran Düsseldorf, Jerman, itu pun menunjukan kemungkinan aksi bunuh diri Lubitz yang turut menewaskan 150 orang tersebut.

Petugas menegaskan, mereka menemukan catatan bunuh diri Lubitz, tapi mereka tidak akan mengungkapkan rincian lebih lanjut sebelum melakukan investigasi mereka mendalam.

"Kami ingin mencari untuk melihat apakah kita bisa menemukan sesuatu yang akan menjelaskan apa yang terjadi. Kami telah menemukan sesuatu yang sekarang akan diambil untuk tes,” ujar Kepala Polisi Düsseldorf,  Markus Niesczery, seperti dilaporkan Mirror, Kamis (26/3/2015),.

"Kita tidak bisa mengatakan apa itu saat ini, tapi mungkin menjadi petunjuk yang sangat signifikan untuk apa yang telah terjadi. Kami berharap dapat memberikan beberapa penjelasan,” lanjutnya..

Menanggapi adanya dugaan kecelakaan pesawat mereka akibat kesengajaan Lubitz, langsung ditanggapi Germanwings Airline.

Mereka merilis sebuah pernyataan; "Kami ngeri mendengar ada temuan bahwa pesawat yang jatuh di Alpen kesengajaan dari co-pilot,” rilis mereka.

“Berdasarkan audio yang diambil dari perekam suara, otoritas Perancis telah sampai pada kesimpulan bahwa setelah pesawat mencapai ketinggian jelajah, kapten meninggalkan kokpit untuk waktu yang singkat dan kemudian tidak bisa masuk kembali,” lanjut pernyataan tersebut.

Menurut rilis Germanwings, dari rekaman itu ada indikasi bahwa co-pilot yang tetap tinggal di kokpit berusaha mencegah kapten masuk, dengan mengunci pintu kokpit untuk kemudian melakukan manuver pesawat melakukan peturunan fatal.

Dalam rekaman kotak suara hitam, Lubitz terdengar bernapas ‘normal’ saat moncong pesawat turun sekitar 30.000 hanya dalam delapan menit, sebelum menabrak Pegunungan Alpen Perancis.

Jaksa di Marseille, Brice Robin, mengatakan saat kejadian Lubitz dan kapten berbicara dalam ‘mode normal’ selama 20 menit setelah pesawat meninggalkan Barcelona, Spanyol, menuju Dusseldorf, Jerman.

Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved