Tak Ada Petugas Imigrasi, Model Cantik Asal Belarusia Dilepas Satpol PP

Dalam pendataan itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja sebagai model di Indonesia terjaring oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja

Tak Ada Petugas Imigrasi, Model Cantik Asal Belarusia Dilepas Satpol PP
tribunkalteng.com/tribunnews.com
Seorang petugas Satpol PP saat berupaya memastikan penghuni rumah kos berada di kamarnya atau tidak, Selasa (5/5/2015) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Puluhan personel gabungan dari Kecamatan Kebayoran Lama melakukan operasi yustisi di wilayah Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5).

Dalam pendataan itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja sebagai model di Indonesia terjaring oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Endang Efendi, Wakil Camat Kebayoran Lama mengatakan WNA itu bernama Anastasya. Dia terjaring disebuah kos-kosan bernama Golden Mansion‎, Jalan Haji Goden RW 04, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

‎"Paspornya dari Belarusia. Dia mengaku sebagai model di Jakarta, dan dibawa oleh agennya," ujar‎ saat melakukan sidak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5).

Pantauan dilapangan, sebanyak 25 personil gabungan dari petugas kecamatan, kelurahan, Satpol PP, Seksi Dukcapil, Polisi, dan TNI memasuki rumah-rumah kos. Mereka semua mendata warga pendatang yang tinggal di kawasan Pondok Pinang.

Menurut Endang, karena tidak adanya pihak imigrasi yang ikut dalam kegiatan itu WNA tersebut hanya diberikan pengarahan.

"Diarahkan agar dia melaporkan ke pihak imigrasi, Kemenakertrans, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan membuat Surat Domisili Sementara khusus WNA," tuturnya.

‎Selain itu, petugas juga menemukan 2 perempuan penghuni kos yang tidak memiliki identitas kependudukan sama sekali. Sehingga keduanya langsung dibawa ke Kantor Kecamatan Kebayoran Lama untuk didata dan diberi sangsi.

“Semua RT dan RW harus melakukan pendataan terhadap penghuni kosan, agar bisa terdeteksi dari awal potensi tindak kriminal. Selain itu, pengurus kosan juga harus dimintai laporan berkala siapa saja yang keluar masuk kosannya," kata dia.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved