Hindari Amukan Massa Pencuri Motor Polisi Menceburkan Diri ke Sungai

Dia pun panik dan melarikan diri. Tanpa berpikir panjang, Alexander menceburkan diri ke Sungai Mamasa. Namun, warga malah mengepungnya di sungai

Hindari Amukan Massa Pencuri Motor Polisi Menceburkan Diri ke Sungai
web
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAMASA - Alexander Risal (38) nyaris digebuki massa karena ketahuan memakai motor curian milik seorang polisi, yang diketahui hilang pada 8 Mei 2015 lalu. Dia beruntung selamat dari amukan massa karena menceburkan diri ke sungai.

Ceritanya, Alexander, warga Mamasa, sedang mengendarai motor Yamaha Jupiter Z tersebut, Minggu (24/5/2015) dini hari. Tiba-tiba, Purwanto, mengenali bahwa motor yang dikendarai Alexander itu milik kakaknya, seorang polisi yang bertugas di Polaweli Mandar. Dia pun berteriak bahwa it motor curian.

Warga yang mendengar langsung mengerubungi Alexander. Dia pun panik dan melarikan diri. Tanpa berpikir panjang, Alexander menceburkan diri ke Sungai Mamasa. Namun, warga malah mengepungnya di sungai tersebut.

Bersyukur polisi segera tiba di lokasi. Meski selamat dari amukan massa, Alexander akhirnya dibawa ke kantor polisi. Polisi juga membawa motor Yamaha Jupiter Z yang dicurinya sebagai barang bukti.

Purwanto, kepada polisi di Mapolres Mamasa, menceritakan, bahwa motor kakaknya itu hilang saat diparkir di pinggir kebun, pada awal Mei. Dia mendapatkan informasi, motor tersebut ada di Mamasa.

Oleh karena lokus delikti pencuriananya berada di Polewali mandar, petugas Reskrim Polres Mamasa yang menangkap pelaku kemudian menyerahkan penyidikan kasus ini ke Polres Polewali Mandar. Alexander dan barang bukti juga diserahkan ke Polres Polewali Mandar.

“Kasus ini akan kita limpahkan ke Polores Poloewali Mandar, termasuk pelaku dan barang bukti motor yang disita petugas, karena lokasi kejadiannya di Polewali Mandar,” kata Kasat Reskrim Polres Mamasa AKP Syamsuriansyah.

Polisi kini tengah mengembangka kasus ini apakah tersangka beroperasi sendiri atau melibatkan jaringan pelaku lainnya.

Mamasa selama ini kerap dijadikan tempat pelarian barang curian dari berbagai daerah di kabupaten di Sulawei Barat karena dinilai relatif aman bagi para pelaku daa penadah barang curian di wilayah itu.

Editor: Ratino Taufik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help