Cari Kijang Dapat Guci Kuno

Diperkirakan Berusia 2,5 Abad

Awalnya, setelah beristirahat malam, mereka kembali mencari jejak kijang. Mereka berpencar. Udin dan Paimai jalan bersama.

Diperkirakan Berusia 2,5 Abad
INRAP
Ilustrasi : Guci anggur, bagian kiri, dari makam pangeran bangsa Kelt yang diduga buatan Etruska atau Yunani. pada kanan, arkeolog mengekskavasi ketel kuno. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seperti biasa, pagi itu Paimai (50) dan empat rekannya berangkat ke Hutan Hairun yang berada di Desa Aniungan Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Hutan itu berada sekitar 30 kilometer dari desa mereka, Baruh Panyambaran RT 3, Halong.

Paimai, Patikah (45), Jajai (38), Udin (31) dan Sadri (39) menemukan sebuah guci kuno yang berisikan sejumlah koin pada Rabu pagi, 13 Mei 2015, atau sehari setelah keberangkatan mereka.

Awalnya, setelah beristirahat malam, mereka kembali mencari jejak kijang. Mereka berpencar. Udin dan Paimai jalan bersama.

Merasa aneh ada guci di hutan, Paimai memungutnya. Saat diperiksa ternyata ada sejumlah koin kuno. “Ada 62 koin di dalamnya,” ujar Paimai.

Penemuan ini menarik warga sekitar untuk melihatnya. Menurut Paimai, guci dan koin juga sempat diteliti oleh guru sejarah di daerah tersebut. “Koin itu seperti berasal dari Meksiko dan diperkirakan berusia 2,5 abad,” ujar Paimai.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (27/5/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Penulis: Elhami
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help