Petani Sulit Tanam Dua Kali

jika dipaksakan tanam dua kali, hasilnya kurang maksimal

Petani Sulit Tanam Dua Kali
banjarmasinpost.co.id/elhami
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Menanam padi dua kali dalam setahu, masih menjadi angan bagi petani di Kabupaten Balangan. Impian untuk hidup lebih sejahtera pun tak kunjung bisa diwujudkan.

Selama ini, mereka hanya bisa tanam satu kali dalam setahun. Seperti diakui salah satu petani di Desa Batumandi, Husni mengakui untuk tanam dua kali memang sangat sulit, terutama kondisi pengairan yang masih bergantung dengan alam.

"Selama ini saya dan kebanyakan petani lainnya satu kali tanam saja, untuk dua kali sebenarnya bisa saja, asalkan ada bantuan upaya dari pemerintah," katanya.

Menurutnya jika dipaksakan tanam dua kali, hasilnya kurang maksimal. Sama halnya dengan petani di Desa Lalayau Juai, Hidayatullah, ia mengaku tak pernah tanam dua kali setiap tahunnya.

"Sudah jadi kebiasaan soalnya, untuk tanam dua kali susah, sebenarnya bisa asalkan perlu persiapan matang misalnya ketersediaan bibit, pengairan dan yang penting adanya sosialisasi oleh dinas terkait, karena minset masyarakat masih nyaman tanam satu kali," ujarnya.

Dayat mengharapkan, kedepan ada sosialisasi, penataran dan arahan bagaimana para petani didesanya mengerti bagaimana untuk bisa tanam dua kali

Penulis: Elhami
Editor: Ratino Taufik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help