Agar Tetap Sehat, Pekerja Kantoran Perlu Berdiri Dua Jam Sehari

Para ahli dari Inggris sudah mengeluarkan seri pertama rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut.

Agar Tetap Sehat, Pekerja Kantoran Perlu Berdiri Dua Jam Sehari
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Karyawan kantoran, sebaiknya menyediakan waktu paling tidak berdiri dua jam sehari untuk mengatasi masalah kesehatannya. Para ahli menyebutkan, kebiasaan duduk lama menyebabkan kegemukan, kanker dan diabetes tipe 2. Duduk terus menerus juga ada kaitannya dengan sakit otot, punggung dan leher.

Para ahli dari Inggris sudah mengeluarkan seri pertama rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka mengatakan, karyawan harus membuat kuota harian waktu di mana mereka harus berdiri.

Di awal, mereka harus menghabiskan paling tidak dua jam sehari berdiri. Kelak mereka harus menambahnya menjadi empat jam. Kantor-kantor juga harus punya meja tinggi, di mana karyawan dapat berdiri. Karyawan juga harus secara teratur berjalan di seputar kantor dan mereka harus berhenti duduk dalam waktu lama.

Panduan yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, menggarisbawahi bahaya duduk dalam waktu lama. Tulisan itu juga mengatakan, duduk lama adalah masalah terpisah dari kebiasaan kurang bergerak.

Dalam jurnal tersebut disebutkan, mereka yang bekerja di kantor, 65 sampai 75 persen waktu kerja dihabiskan dengan duduk. Lebih dari 50 persen terakumulasi dalam periode duduk dalam waktu lama.

Hanya dengan membuat mereka berdiri, mungkin dapat jadi langkah pertama bagi mereka untuk olahraga. Tetapi, berdiri terus menerus mungkin berdampak sama buruknya dengan duduk terus menerus. Oleh karena itu, mereka merekomendasikan karyawan istirahat sejenak dengan berjalan-jalan di seputar kantor.

Karyawan juga perlu mengevaluasi cara terbaik mencapai hal tersebut, entah dengan mengubah bagaimana dan kapan mereka istirahat sejenak dari duduk yang melibatkan berdiri dan bergerak, atau lewat disain workstation.

Peneliti yang berasal dari University of Chester, Leicester dan Sheffield Hallam serta University College London mengatakan, mereka yang melawan perubahan harus mencari teladan dari juru rawat, guru atau pekerja lain yang berdiri dan bergerak lebih dari empat jam sehari.

Rekomendasi itu datang setelah Dame Sally Davies, kepala petugas kesehatan di Inggris menyebutkan kurang gerak adalah pembunuh yang tak kelihatan. Ia menyarankan, orang dewasa menghabiskan waktu dua setengah jam seminggu terlibat dalam aktivitas fisik sedang.

Dr. Ann Hoskins, wakil direktur Health and Wellbeing kesehatan masyarakat Inggris mengatakan,"Riset ini mendukung rekomendasi kepala petugas kesehatan."

"Menjadi orang yang aktif baik untuk kesehatan mental dan fisik. Perubahan sederhana untuk mengakhiri duduk dalam waktu lama, dapat membuat perbedaan besar. Namun, diperlukan riset lebih jauh sebelum target harian aktivitas di ruang kerja dapat direkomendasikan," katanya.

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help