Sinta Menangis Bacakan Testimoni di PN Banjarmasin

Entah apa yang ditulis oleh wanita berjilbab warna hitam tersebut sehingga dia tidak tahan membacakan surat tesimoni yang dibacakannya

Sinta Menangis Bacakan Testimoni di PN Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Sinta didampingi penasehat hukumnya saat meninggalkan ruang sidang di PN Banjarmasin, Kamis (4/6/2015).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sinta tidak tahan menahan tangisnya ketika membuka secarik kertas eksepsi yang akan dibacakannya dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, Abdul Siboro SH MH yang jadi ketua majelis hakim sidang atas dirinya, Kamis (4/6).

Entah apa yang ditulis oleh wanita berjilbab warna hitam tersebut sehingga dia tidak tahan membacakan surat tesimoni yang dibacakannya dengan tulisan tangan tersebut.

Sinta bersama suaminya Andreas Pan alias Aan dihadapkan ke meja Pengadilan Negeri Banjarmasin, karena ditangkap polisi dan diduga menyimpan sebanyak 24 gram sabu-sabu, Januari 2015.

Akibat perbuatan tersebut, jaksa penuntut umum (JPU), M Ali Rizza mendakwa kedua terdakwa melanggar pasal 114 KUHP, tentang narkoba.

Dengan dakwaan jaksa tersebut penasehat hukum terdakwa Kusman Hadi, dihadapan majelis hakim PN yang diketuai Abdul Siboro SH MH melakukan eksepsi karena menilai pemeriksaan pihak penyidik dan dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum serta meminta kedua terdakwa dibebaskan dari tahanan.

Sementara disinggung mengenai testimoni yang diserahkan Sinta dengan majelis hakim, Kusman Hadi enggan memberikan kementar.

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved