177 Tenaga Kesehatan Ikuti Tes Melalui Sistem CAT

Tes dibagi dua sesi dan seluruh peserta diberi waktu 90 menit untuk menyelesaikan sebanyak 100 soal yang terdiri dari wawasan kebangsaan

177 Tenaga Kesehatan Ikuti Tes Melalui Sistem CAT
banjarmasinpost.co.id/salmah
Sebanyak 177 peserta calon tenaga kontrak kesehatan mengikuti seleksi Tes kompetensi Dasar (TKD) menggunakan sistem CAT di Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, selasa (23/6). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 177 peserta calon tenaga kontrak kesehatan mengikuti seleksi Tes kompetensi Dasar (TKD) menggunakan sistem CAT di Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, selasa (23/6).

Peserta terdiri dari formasi dokter umum 33 orang, dokter gigi 11 orang, apoteker 4 orang, asisten apoteker 6 orang, fisioterapis 1 orang, analis kesehatan 10 orang, radiografer 1 orang dan peregister pasien 13 orang.

Tes dibagi dua sesi dan seluruh peserta diberi waktu 90 menit untuk menyelesaikan sebanyak 100 soal yang terdiri dari wawasan kebangsaan, intelejensia umum dan karakteristik pribadi.

Wakil Walikota H.M Irwan Anshari menyatakan, bahwa tes dilaksanakan untuk mencari tenaga yang handal guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat

"Tenaga kontrak ini bukan berarti diangkat menjadi CPNS tetapi nantinya tetap boleh mengikuti seleksi CPNS melalui jalur umum," kata Irwan, saat didampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Zulfadli Gazali dan Kepala Pusat Pengembangan sistem rekrutmen ASN Haris Windianto.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Drg Hj Diah R Praswati, menambahkan, bahwa perekrutan tenaga ini untuk memenuhi keterpenuhan tenaga kesehatan puskesmas yang dipersyaratkan untuk dapat bekerjasama dengan BPJS diantaranya setiap puskesmas harus memiliki 1 dokter gigi dan 2 umum, bidan dan perawat pembantu persalinan.

Selanjutnya Wakil Walikota menyerahkan cinderamata kepada Kepala Pusat Pengembangan sistem rekrutmen ASN Haris Windianto dan memantau hasil nilai yang bisa langsung dilihat pada saat ujian berlangsung.

Penulis: Salmah
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help