Ini yang Harus Dilakukan Orangtua saat Salat Terusik Tangisan Anak

mereka datang ke masjid sudah menyiapkan waktu khusus serta perhatian khusus agar bisa berjamaah dengan khusyuk

Ini yang Harus Dilakukan Orangtua saat Salat Terusik Tangisan Anak
dakwatuna.com
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kekhusyukan Salat Mahgrib di masjid terganggu dengan tangisan seorang anak salah seorang jamaah yang berlangsung sepanjang tiga rakaat. Ini memang bukan hal baru di masjid-masjid, tetapi cerewet sang anak kali cukup membuat jamaah terusik.

“Mestinya si ibu bijaksana, membawa keluar anak dulu, setelah anteng salat lagi,” ujar seorang jamaah perempuan.

Tangisan anak yang dibawa orangtuanya ke masjid, banyak mendapat keluhan jamaah karena cukup mengganggu kekhusyukan.

“Memang tidak salah membawa anak salat ke masjid untuk mengenalkan sejak dini, tetapi paling tidak diperhatiakn dua hal,” ujar Ustad Amanto Suryalangka Lc di hadapan ibu-ibu peserta dakwah rutin di Masjid Al Jihad Banjarmasin.

Pertama, sebelumnya anak diberi tahu bahwa masjid bukan lapangan bola, jadi tidak boleh ribut dan bermain di sana. Kedua, bawa anak yang usianya sudah bisa diajarkan sesuatu seperti penjelasan tadi.

“Memberi tahu anak sejak di rumah dan berulang-ulang, jangan ketika di masjid waktu ribut, maka akan semakin ribut,” ujarnya.

Ini, perlu mendapat perhatian orangtua yang membawa anak ke masjid, agar tidak menganggu kekhusyukan jamaah lain.

Sebab mereka datang ke masjid sudah menyiapkan waktu khusus serta perhatian khusus agar bisa berjamaah dengan khusyuk pula.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved