Jokowi: Baru Turun 0,3 Persen Saja "Udah" Ramai

Presiden Joko Widodo masih optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa merangkak naik seiring dengan semakin meningkatnya belanja pemerintah.

Jokowi: Baru Turun 0,3 Persen Saja

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo masih optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa merangkak naik seiring dengan semakin meningkatnya belanja pemerintah. Jokowi pun mengaku heran mengapa publik ribut dengan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2015 yang turun tak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Karena negara-negara lain ada yang turun 1,5 sampai 2 persen. Kita turun 0,3 saja sudah ramai. Lihat nanti semester kedua," kata Jokowi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2015 yakni sebesar 4,67 persen. Angka itu menurun dibandingkan kuartal yang sama di tahun 2014 yaitu 5,12 persen. Sehingga, ada pelambatan ekonomi sekitar 0,45 persen.

Meski tengah melambat, Jokowi mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lima besar. Selain itu, jika dibandingkan negara-negara lainnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengungkapkan Indonesia masih lebih baik karena negara-negara lain justru penurunannya tajam yakni sekitar 1,5-2 persen.

"Kita tidak perlu merasa yang melambat ekonominya hanya Indonesia. Tidak. Penegasan ini perlu, karena yang sering diangkat adalah ekonomi kita melemah, iya, tapi negara lain juga melambat," ucap dia.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lagi, lanjut Jokowi, pemerintah kini menggenjot belanja pemerintah melalui realisasi infrastruktur dan belanja modal lainnya. Hingga bulan Juni 2015, tingkat penyerapan anggaran baru sekitar 12 persen dari total APBN-P 2015.

"Ini kecil banget kan. Tapi ini akan dihabisi di semester kedua, sisanya. Berarti yang 88 persen semester kedua," ungkap dia.

Dalam acara ini, selain mengikuti seremoni peringatan ke-38 pembukaan kembali BEI, Jokowi juga melihat studio stasiun televisi pasar modal yang baru diluncurkan. Selanjutnya, Jokowi kembali ke istana untuk menerima sejumlah tamu.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved