Gurih dan Manisnya Bubur Baayak Khas Banjar

Disebut bubur baayak karena saat membuatnya tepungnya disaring sambil digoyang-goyang agar adonan tepungnya kalis.

Gurih dan Manisnya Bubur Baayak Khas Banjar
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal
Bubur baayak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bubur Baayak, merupakan satu di antara banyak bubur tradisional warisan kuliner orang Banjar di Kalimantan Selatan.

Bubur ini berwarna coklat dan rasanya perpaduan antara manis dan gurih.

Buburnya kental dan berisi butiran-butiran tepung.

Disebut bubur baayak karena saat membuatnya tepungnya disaring sambil digoyang-goyang agar adonan tepungnya kalis.

Proses penyaringan sambil digoyang ini dalam Bahasa Banjar disebut ayak.

Seorang pembuat dan penjualnya adalah Sadiah.

Dia biasa menjajakan bubur baayak buatannya di warung kecilnya di Pasar Teluk Dalam, Jalan Sutoyo S, Banjarmasin tiap hari dari pukul 08.00-14.00 Wita.

Bubur baayak ini berbahan tepung beras, tepung gandum, garam, santan, gula merah dan air.

Cara pembuatannya cukup mudah.

Pertama, tepung beras dan tepung gandum diberi air dan diolah jadi adonan.

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved