Gila! Gasak Nasabah Hanya dengan Data Palsu

"Kasus ini berawal dari keresahan nasabah. Mereka yang punya rekening merasa tak melakukan penarikan, tetapi uangnya berkurang," kata Kanit V Subdit

Gila! Gasak Nasabah Hanya dengan Data Palsu
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Inilah para pelaku pembobolan kartu ATM milik Nasabah BCA. Mereka membeli kartu atm yang sudah disertai pin dari website, lalu melakukan penarikan atm seperti biasa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Berbekal data curian, ES (41), YWR alias JT (32), MFH alias BY (32), AG (34), dan S (31), membobol rekening nasabah beberapa bank besar di Indonesia hingga ratusan juta rupiah. Mereka memeroleh data nasabah melalui situs internet.

"Kasus ini berawal dari keresahan nasabah. Mereka yang punya rekening merasa tak melakukan penarikan, tetapi uangnya berkurang," kata Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya Komisaris Teuku Arsya Khadafi di Jakarta, Senin (24/8/2015).

Dari tujuh rekening nasabah yang dilaporkan, diketahui kerugiannya mencapai Rp 400 juta. Setelah ditelusuri bersama bank-bank terkait, ternyata ada tindak pidana penggandaan kartu. Penggandaan kartu tersebut dilakukan ES, setelah mendapat data nasabah. Situs tersebut yakni www.v******p.su, www.k****h.com dan www.t*******a.cc. Satu data nasabah dihargai dengan harga 300 - 700 dollar AS.

"Mereka transaksi dengan bitcoin," kata Arsya.

Komplotan ini diotaki oleh ES yang baru saja keluar dari penjara karena kasus serupa. Dari dalam penjara, ES mengendalikan empat orang lainnya untuk melakukan penarikan dari rekening nasabah yang sudah digandakan. Perbedaannya, pada kasus pertama, ES berperan sebagai pengganda data-data nasabah sekaligus pembobol ATM.

"Komplotan yang menjual kartu ATM di website ini masih kita telusuri," ujar Arsya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita berbagai ATM dari bank-bank di Indonesia hasil skimming. Di antaranya, 13 kartu atm BCA, lalu 5 kartu ATM HSBC, 4 kartu ATM Bank Danamon, 2 kartu atm City Bank, 2 kartu ATM Bank OCBC NISP, kemudian masing-masing satu kartu ATM Bank Panin, Bank BII, Standard Chartered, dan CIMB Niaga.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help