Mahasiswa dan Guru Menggebu-gebu Ajukan Pertanyaan

Guru dan mahasiswa yang menjadi peserta seminar terlihat menggebu-gebu melontarkan pertanyaan

Mahasiswa dan Guru Menggebu-gebu Ajukan Pertanyaan
banjarmasinpost.co.id/m fadli sr
Saat seminar yang mengusung tema Menyambut 70 Tahun Indonesia Merdeka Reaktualisasi Tanggung Jawab Pemuda Pada Bangsa-Negara dalam Rangka Mengatasi Proxy War berlangsung di aula Rektorat Unlam Banjarmasin, Kamis (27/8/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Antusias terlihat di Aula Rektorat Unlam Banjarmasin, Kamis (27/8/2015) siang. Para peserta seminar berebut kesempatan untuk bisa bertanya kepada para narasumber seminar yang diisi oleh sejumlah pembicara terkenal tersebut.

Pemaparan oleh Pengamat Sejarah UI, Anhar Gonggong, Dosen Hukum Tata Negara Unlam, Rifqinizamy Karsayuda, Jaleswari Pramodhawardani dari LIPI dan Leo Agustino dari Untirta‎, membuat para peserta seminar 'berhasrat' untuk melontarkan pemikiran dan pertanyaan.

Guru dan mahasiswa yang menjadi peserta seminar terlihat menggebu-gebu melontarkan pertanyaan yang berkaitan dengan semangat kemerdekaan dan aspirasi pemuda.

Seorang penanya, Zainul, mahasiswa IAIN Antasari Banjarmasin, begitu lantang menyuarakan aspirasinya sebagai mahasiswa saat seminar yang digelar oleh Korem 101 Antasari dan Kodim 1007 Banjarmasin tersebut.

"Bagaimana mahasiswa mau melontarkan aspirasi kalau terhalang ancaman jika ketahuan demo, nilai akan dipersulit?," tanya Zainul.

Dirinya juga sempat menyuarakan aspirasi, kalau pelajar dan mahasiswa sekarang pemikirannya hanya mengejar nilai. "Semua nilai yang dipikirkan, tak ada ruang menuangkan rasa kecintaan terhadap NKRI," ungkapnya.

Hal itu langsung disambut tepuk tangan dari para peserta dan narasumber saat seminar yang mengusung tema "Menyambut 70 Tahun Indonesia Merdeka Reaktualisasi Tanggung Jawab Pemuda Pada Bangsa-Negara dalam Rangka Mengatasi Proxy War".

Pimpinan Redaksi Banjarmasin Post, Yusran Pare, yang bertindak sebagai moderator memberikan kesempatan empat orang untuk bertanya di sesi pertama tanya jawab. Hingga saat ini, dialog masih berlangsung menarik dan tertib.

Penulis: M Fadli Setia Rahman
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help