Penjualan Mobil Bekas Meningkat

Penjualan mobil bekas di showroom miliknya tidak ikut terpengaruh terhadap kenaikan dollar.

Penjualan Mobil Bekas Meningkat
banjarmasinpost.co.id/m hasbi suhaili
Satu tempat penjualan mobil bekas di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kenaikan harga dollar sedikit banyak mempengaruhi harga mobil baru, masyarakat beralih ke mobil bekas atau seken. Penjualan mobil seken di Banjarmasin ramai.

Diungkapkan pemilik showroom Dina Motor, HM Arsyad, Selasa (1/9). Penjualan mobil bekas di showroom miliknya tidak ikut terpengaruh terhadap kenaikan dollar.

"Kami di sini tidak berpengaruh, penjualan tetap seperti bulan kemarin. Satu bulan mobil bekas yang laku antara 15 unit sampai 20 unit," katanya.

Keuntungan dari hasil penjualan satu mobil bekas sebelum kondisi ekonomi lesu bisa Rp 10 juta per unit. Tetapi karena kondisi saat sekarang ini, keuntungan paling banyak kisaran Rp 5 juta untuk satu mobil.

"Jika ingin meraup banyak untung tidak bisa lagi, karena orang beralih ke showroom lain. Penjualan jadi lamban," tambah pemilik showroom di Jalan A Yani kilometer 11 Banjar itu.

Pemilik showroom Aya Motor, Rolly Firdaus mengatakan, penjualan mobil seken justru saat sekarang ini lagi booming. Terlebih harga mobil baru saat ini justru mengalami kenaikan, seiring kenaikan dollar.

"Ini masa-masanya lagi ramai mobil seken, karena dollar naik harga mobil baru juga ikut naik. Maka masyarakat beralih membeli mobil seken," katanya.

Penulis: Hasby
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved