Patroli Titik Api

“Normalnya di bawah itu, yang biasanya aman untuk penerbangan. Ini juga berimbas pada turunnya suhu udara. Turunnya suhu udara bisa membantu

Patroli Titik Api
banjarmasinpost.co.id/kaspul anwar
Seorang calon penumpang pesawat mengenakan masker karena tidak tahan dengan bau asap pekat yang menyelimuti kawasan bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (16/9/2014) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - TAK hanya kabut asap, angin kencang juga mengancam penerbangan dari dan ke Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Kalsel, Purwanto, kecepatan angin di Kalsel selama beberapa hari ini lebih dari 40 kilometer per jam.

“Normalnya di bawah itu, yang biasanya aman untuk penerbangan. Ini juga berimbas pada turunnya suhu udara. Turunnya suhu udara bisa membantu mereduksi timbulnya titik api. Tetapi harus tetap waspada karena sesuai prediksi, kemarau berlangsung hingga Oktober atau November 2015,” ujar dia, Selasa (1/9).

Terkait kabut asap, Komandan Lanud Syamsudin Noor Letkol Pnb Erwin Sugiandi menginstruksikan anak buahnya untuk meningkatkan patroli pemantauan titik api.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (2/9/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help