Empat Mesin untuk Panen Kelompok Tani Balangan

Saat ini mesin canggih bernama Combine Harvester itu sudah selesai dirakit dan masih berada di halaman kantor Dinas Pertanian

Empat Mesin untuk Panen Kelompok Tani Balangan
banjarmasinpost.co.id/m elhami
Sebanyak 4 unit mesin untuk panen padi bagi kelompok tani di Balangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Sebanyak empat kelompok tani di Kabupaten Balangan bakal mendapatkan empat unit mesin alat panen serba guna dari dinas Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Peternakan dan Perikanan.

Saat ini mesin canggih bernama Combine Harvester itu sudah selesai dirakit dan masih berada di halaman kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Peternakan dan Perikanan.

Muhtar selaku Kabid Pertanian mengatakan, bantuan alat tersebut merupakan murni pengadaan dari APBN pusat, begitu pula dengan sebelumnya tahun 2013, pihaknya juga mendapatkan empat unit mesin tersebut dan sudah dibagikan.

"Jadi kelompok tani yang mendapatkan untuk saat ini perkecamatan saja, yang sudah Lampihong dua unit dan Batumandi dua unit, karena dua daerah ini potensi pertaniannya cukup banyak," ungkapnya kepada BPost.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk empat unit yang saat ini akan dibagikan ke kelompok tani yang ada di Kecamatan Paringin, Paringin Selatan, Awayan dan Juai.

"Bantuan ini sepertinya bertahap, karena Kabupaten Balangan ini dinilai berpotensi sangat dalam tanam padi, rupanya pihak pusat memberikan perhatian dengan memberikan mesin ini," katanya.

Menurut Muhtar kedepannya, kecamatan yang belum mendapatkan mesin tersebut akan diprioritas apabila kembali mendapatkan bantuan, seperti yang diketahui, kecamatan yang belum punya adalah Halong dan Tebing Tinggi.

"Tahun depan kalau ada lagi, dua kecamatan ini akan dapat," ucapnya.

Masih menurut Muhtar, dengan adanya mesin ini sangat membantu para petani terutama mengefisienkan waktu saat panen. Mesin ini juga mampu bekerja dengan tiga kombinasi yakni memotong padi, merontok, dan membersihkan hampa (benih yang kosong).

"Jika secara manual para petani dalam satu hektar memanen memerlukan waktu selama satu hari, dengan mesin ini cukup tujuh jam benih sudah bersih dan bisa langsung dimasukkan kedalam karung, dirumah tinggal dijemur saja lagi," jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan kepada kelompok tani yang mendapatkan, bisa memakai secara bergiliran dengan anggotanya, dimanfaatkan dan dipelihara.

"Nanti kami latih juga bagaimana cara mengoperasionalkannya, karena bulan ini juga empat unit mesin tersebut akan disaluran," pungkasnya.

Penulis: Elhami
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved