Langit Palangkaraya Berwarna Kuning

Cahaya matahari tidak tembus ke tanah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ini akibat, kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan makin tebal.

Langit Palangkaraya Berwarna Kuning
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Udara Palangkaraya sudah tidak sehat lagi, Sabtu (3/10/2015) asap sudah menguasai udara Palangkaraya, kabut asap tebal mengakibatkan cahaya matahari pun tidak bisa menembus bumi, sehingga warna Kota Palangkaraya menjadi kuning, karena debu kabut asap. 

‎BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Cahaya matahari tidak tembus ke tanah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ini akibat, kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan makin tebal. Yang terlihat hanyalah warna kuning.

Kondisi udara Palangkaraya, Sabtu (3/10/2015) sudah sangat parah. Jarak pandang diperkirakan hanya mencapai 30 meter, bau menyengat lahan gambut yang terbakar menusuk hidung.

Bukan hanya itu, ketika keluar rumah, sangat terasa membuat mata perih, dan hidung sesak. Palangkaraya, sudah tidak memiliki udara sehat lagi.

Status Indeks Pencemaran Udara (ISPU) menunjukkan sangat tidak sehat dan cenderung tembus ke berbahaya, sehingga sekolah pun akhirnya diliburkan lagi.

"Kami baru masuk kembali Hari Rabu (17/10/2015) mendatang, karena kabut asap yang begitu pekat, akhirnya proses belajar mengajar siswa di sekolah diliburkan, kami disuruh pulang." kata Bianca, Siswa MTsN Model Palangkaraya, Sabtu (3/10/2015).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved