Warga Dayak HST Masih Banyak yang Buta Aksara

Mengatasi masalah tersebut, dua warga setempat, Sri Hartati dan Lidia menjadi relawan pengajar pada kegiatan Kejar Paket A Harapan Bangsa

Warga Dayak HST Masih Banyak yang Buta Aksara
banjarmasinpost.co.id/hanani
Penjabat Bupati HST, Ngadimun melihat tulisan milik salah satu siswa kejar Paket A Harapan Bangsa di Balai Pantai Binuang, Haruyan Dayak, Hantakan saat berkunjung ke tempat tersebut, Kamis (8/100/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga Pantai Binuang Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah (HST) masih banyak yang buta aksara.

Mengatasi masalah tersebut, dua warga setempat, Sri Hartati dan Lidia menjadi relawan pengajar pada kegiatan Kejar Paket A Harapan Bangsa, yang mereka dirikan bersama salah satu guru honor di SMP Satap Tilahan, Sandi, tiga bulan lalu.

Adapun ruang belajar, Lidia merelakan rumahnya menjadi pusat kegiatan belajar. "Jumlah siswanya 24 orang, belajar tiap Senin, Kamis dan Sabtu," kata Lidia, pengajar yang mengaku lulusan SMP pada 2009 lalu.

Dia menyebutkan, sampai sekarang masih banyak warga yang menderita buta huruf. Rata-rata, mereka hanya berpendidikaan SD, namun jarang ada yang sampai tamat.

"Selain alasan ekonomi, sekolah terdekat jaraknya 3 kilometer dari desa, sehingga orangtua enggan melepas anak ke sekolah," kata Suhadi Anang, Kades Haaruyan Dayak. (Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved