Bela Negara Vs Kabut Asap

Rencananya, diadakan pada pekan depan di 45 kabupaten/kota. Targetnya, selama 10 tahun ke depan, sekitar 100 juta warga sudah mendapat pelatihan

Bela Negara Vs Kabut Asap
banjarmasinpost.co.id/dok
Berita lengkap baca BPost cetak edisi, Rabu (14/10/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PEMBERLAKUAN wajib militer (wamil) dalam bentuk bela negara segera diluncurkan pemerintah.

Rencananya, diadakan pada pekan depan di 45 kabupaten/kota. Targetnya, selama 10 tahun ke depan, sekitar 100 juta warga sudah mendapat pelatihan bela negara. Peserta wajib mengikuti pelatihan dari militer selama satu bulan.

Meskipun ada yang mendukung, program yang diadakan Kementerian Pertahanan ini dinilai kontroversial. Pasalnya, saat ini banyak negara yang lebih mengandalkan tentara profesional untuk mempertahankan negaranya.

Kepada pers, Menhan Ryamizard Ryacudu menyatakan siap menjelaskan konsep program tersebut. Menurut dia, pada intinya, bela negara adalah upaya membentuk disiplin pribadi, disiplin kelompok dan disiplin nasional.

Tentangan juga berasal dari Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, permasalahan yang perlu penanganan prioritas saat ini adalah perbaikan kondisi perekonomian. “Selesaikan dulu masalah ekonomi. Urusin asap saja kita tidak bisa. Kita selesaikan masalah yang bertumpuk ini, baru urus bela negara,” kata dia.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (14/10/9/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved