Jaksa Agung Bantah Diperintah Patrice

Ngaku Terima Rp 200 Juta

Dia menegaskan, meskipun sama-sama terkait dana Bansos Pemprov Sumut, namun kasus yang ditangani KPK dan Kejagung berbeda

Ngaku Terima Rp 200 Juta
TRIBUN/DANY PERMANA
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) didampingi Sekjen DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella (kanan). 

JAKARTA, BPOST - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella sebagai tersangka baru kasus dugaan suap penanganan perkara dana bantuan sosial (Bansos) Pemprov Sumut.

Saat dihubungi, Prasetyo langsung membantah tudingan keterlibatan dirinya atau jaksa lain dalam kasus itu. Dia menegaskan, meskipun sama-sama terkait dana Bansos Pemprov Sumut, namun kasus yang ditangani KPK dan Kejagung berbeda. Kejagung menangani dugaan penyimpangan penyaluran dana itu, sementara KPK menangani dugaan suap penanganan perkara dana Bansos.

“KPK ya KPK.Gedung Bundar(Kejagung) ya Gedung Bundar. Sama sekali tidak ada hubungannya. Kalau ada (pihak) di Gedung Bundar yang terlibat, pasti sudah diperiksa KPK. Artinya mereka berangkat dari bukti-bukti,” kata dia.

Jaksa Agung Prasetyo juga menegaskan tidak pernah mendapat ‘perintah partai’ melalui Patrice. Dia juga mengatakan tidak pernah bertemu Patrice untuk membahas penanganan suatu kasus. “Nggak ada itu. Tanya tuh Patrice, benar nggak ketemu saya,” tegasnya.

Terlepas dari bantahan Surya Paloh, kemarin, Patrice menjalani pemeriksaan di KPK, sebagai saksi untuk tersangka Gatot dan Evy. Pada pemeriksaan itu Patrice mengaku pernah menerima uang Rp 200 juta dari temannya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (17/10/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help