Juhriah Menangis Lihat Rekontruksi Pembunuhan Putrinya

Duka mendalam yang Juhriah rasakan siang itu, lantaran menyaksikan rekontruksi pembunuhan atas putrinya, Jumriyati.

Juhriah Menangis Lihat Rekontruksi Pembunuhan Putrinya
banjarmasinpost.co.id/abdul gani
salah seorang anggota Reskrim Polres Banjar sedang menenangkan Juhriah, ibu korban yang merasa terpukul atas meninggalnya putri tunggalnya, Jumriyati. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mengenakan pakaian muslim dan berjilbab biru, Juhriah hanya bisa menangis duduk di kursi panjang depan ruang Satreskrim Polres Banjar, Selasa (20/10/2015) siang.

Duka mendalam yang Juhriah rasakan siang itu, lantaran menyaksikan rekontruksi pembunuhan atas putrinya, Jumriyati.

Tak hanya menyaksikan, dalam adegan rekontruksi yang diperagakan oleh pelaku pembunuh putrinya NN (16), Juhriah dipastikan akan menjadi salah saksi yang terlibat dalam adegan rekontruksi tersebut.

Jumriyati ditemukan tewas dengan leher terdapat luka gorokan yang bahkan hampir membuat tulang lehernya terlihat.

Menurut Kades Balau, Burhanudin, mayat perempuan itu ditemuan oleh seorang warga setempat, Tajudin.

Jumriyati, menurutnya, sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan mata luka di bagian leher yang hampir putus.

Bahkan, di sekitar jasad perempuan yang sebelumnya ditemukan di sebuah kebun buah milik warga Desa Balau Kompah itu, juga ditemukan rambut korban yang berhamburan.

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved