Korban Kabut Asap Kalteng Ini Menyalakan Lampu Dimakam Bayinya

Ratu Agnesia, putri satu-satunya dari pasangan Yesi Marsela (24) dan Suyitno (25) meninggal dunia pada Sabtu (3/10)

Korban Kabut Asap Kalteng Ini Menyalakan Lampu Dimakam Bayinya
banjarmasinpost.co.id/antara
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) memperhatikan Yesi Marcella (kanan) saat menunjukkan foto putrinya Ratu Agnesia yang meninggal pada usia 1,5 bulan akibat kabut asap sebelum menyerahkan santunan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (25/10).

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Udara bersih yang diperlukan paru-paru bayi mungil Ratu Agnesia, tidak pernah bisa dia nikmati. Dia meninggal pada usia 45 hari karena asap begitu buruk di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ratu Agnesia, putri satu-satunya dari pasangan Yesi Marsela (24) dan Suyitno (25) meninggal dunia pada Sabtu (3/10)

"Sebelum meninggal, malamnya dia tidur dengan saya dan kakeknya, kondisinya biasa saja. Jam empat subuh saya antar ke ibunya tiba-tiba langsung napasnya sesak. Saya bilang cepat dibawa ke rumah sakit," ujar Helmi, nenek si bayi.

Ratu dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit setempat, namun sekitar dua jam di rumah sakit bayi mungil itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Tubuh kecil yang sudah tidak bergerak itu akhirnya dibawa pulang untuk dikebumikan di pemakaman umum setempat.

Yesi menangis saat Mensos Khofifah Indar Parawansa memeluk tubuhnya, seraya memberikan kata-kata penyemangat guna menghibur hati ibu muda yang ditinggalkan bayi kecilnya.

Menurut Helmi, sang nenek, setiap sore Yesi selalu ke pemakaman umum tempat bayinya dikuburkan untuk menghidupkan lampu agar menerangi tanah yang masih merah itu.

"Katanya dia tidak tega. Sampai sekarang juga masih menimang-nimang seperti ketika bayinya masih ada," kata sang nenek.

Helmi mengaku bersyukur dengan kedatangan Mensos Khofifah karena menunjukkan adanya perhatian pemerintah kepada mereka yang tengah berduka.

Mensos mengunjungi kediaman Yesi untuk memberikan bantuan santunan kematian kepada para ahli waris korban meninggal akibat kabut asap.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Antara News
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved