90 Persen Muslim di Desa-desa Ini Tak Punya Mukena

Apalagi, ribuan mukena disediakan oleh tim dai yang dipimpin ulama ini hasil dari sumbangan muslimin di kota-kota di Kalsel.

90 Persen Muslim di Desa-desa Ini Tak Punya Mukena
banjarmasinpost.co.id/umi sriwahyuni
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serdang Badagai, Sumatera Utara bersilaturahmi dengan pengurus MUI Kalsel, Selasa (27/10) di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada sejumlah desa di kawasan Kabupaten Tanah Laut yang walau mayoritas muslim namun 90 persen penduduknya tak punya mukena di rumah-rumah mereka.

Hal ini diungkapkan Prof H Yuseran Salman, ketua bidang dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel ketika berdialog dengan pengurus MUI Kabupaten Serdang Bedagai , Sumatera Utara yang melakukan studi banding di Kalsel sampai Kamis.

Kondisi ini, menurut Yuseran Salman, tentu sangat memprihatinkan dan setelah diteliti itu dikarenakan mereka yang sebagian besar warga transmigran memang merasa salat bukan suatu kewajiban yang harus mereka lakukan.

“Minimnya pengetahuan Islam menyebabkan mereka demikian,” jelas profesor ini.

Namun, menurutnya, itu merupakan cerita beberapa tahun lalu sebelum tim mereka melakukan dakwah ke desa-desa terpencil.

“Alhamdulillah kini mereka sudah menjadi muslim yang baik siar Islam pun bersinar di desa-desa mereka di mana langgar dan masjid tidak pernah sepi lagi dari jamaah salat fardu,” ujarnya.

Apalagi, ribuan mukena disediakan oleh tim dai yang dipimpin ulama ini hasil dari sumbangan muslimin di kota-kota di Kalsel.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved