Anggota DPR RI Tuding Gubernur Kalteng Lalai

Arteria Dahlan yang secara tajam menuding Pemprov Kalteng telah lalai dalam upaya melindungi seluruh rakyat Indonesia

Anggota DPR RI Tuding Gubernur Kalteng Lalai
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Pembagian masker untuk warga Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tudingan keras soal penanganan kabut asap di Kalteng, dimuntahkan anggota Komisi II DPR RI. Ia Menilai kondisi ini sudah berjalan selama lebih dari tiga bulan namun belum ada upaya nyata dari pemerintah.

Arteria Dahlan yang secara tajam menuding Pemprov Kalteng telah lalai dalam upaya melindungi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya tadi sampai menangis. Masker saja warga sampai berebut waktu dibagi-bagi. Mereka seperti kuli di negaranya sendiri," kata Arteria.

Menurut dia, Kalteng sejauh ini hanya meminta 270 ribu masker untik dibagikan kepada masyarakat. Padahal warganya saja lebih dari 2 juta jiwa.

"Dari awal permintaan masker juga tidak sesuai. Mestinya minta 20 juta karena masker yang ada hanya untuk 8 jam," kata dia.

Selain itu, sosialisasi terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan harus lebih dioptimalkan. Kenyataannya, masih ada sekolah yang tidak meliburkan siswanya dalam kondisi seperti sekarang.

Belum lagi soal puskesmas yang masih buka hanya sampai pukul 12.00 WIB. Padahal dalam kondisi bencana, seharusnya beroperasi 24 jam.

"Ini situasi darurat. Puskesmas harus buka 24 jam. Apa sejauh ini Pj gubernur dan pejabat terkait sudah meminta mereka untuk buka 24 jam karena situasi seperti ini," timpal dia.

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help