Gara-gara Tidak Nunduk, Mahasiswa Luka Parah Jatuh dari Bus Wisata

Hingga saat ini polisi belum memberikan keterangan soal kronologis kejadian dan identitas korban.

Gara-gara Tidak Nunduk, Mahasiswa Luka Parah Jatuh dari Bus Wisata
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Bandung Tour in The Bus (Bandros) menjadi salah satu daya tarik wisata Kota Bandung yang siap mengantar para wisatawan berkeliling. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Seorang mahasiswa luka parah setelah terjatuh dari bus wisata Bandung Tour on Bus (Bandros) di samping Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Rabu (28/10/2015).

Hingga saat ini polisi belum memberikan keterangan soal kronologis kejadian dan identitas korban.

Dede, pengemudi bus tingkat itu menuturkan, insiden berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB.

Dia mengatakan, ada sekitar 20 mahasiswa yang naik di bagian atas mobil untuk melakukan konvoi peringatan hari Sumpah Pemuda.

Saat melintas di Jalan Wastukencana, salah seorang mahasiswa yang tengah mengabadikan kegiatan, tiba-tiba terjatuh setelah tubuhnya tersangkut kabel yang melintang di atasnya.

"Sebelum naik sudah diberi tahu kalau di atas harus menunduk, duduk juga menunduk dia yang pegang kamera sepertinya tidak menunduk," kata Dede saat ditemui di lokasi kejadian.

Dede menambahkan, kendaraan wisata Kota Bandung itu dipesan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung.

"Panitianya Dispora, saya tidak tahu kenapa bisa jatuh padahal mobil (jalannya) juga pelan," tambah Dede.

Nunu (36), seorang saksi mata, mengatakan, kejadian itu berlangsung cepat. Tanpa tahu sebabnya, dia menemukan seorang pria terkapar di tengah jalan dengan posisi telungkup.

"Saya lihat ada dua rombongan mahasiswa yang konvoi. Nggak tahu mereka nyebut Unpad atau Unpar. Tiba-tiba saya lihat kabel sudah bergoyang. Ternyata ada orang jatuh," ujar Nunu.

Saat kejadian, kata Nunu, beberapa warga yang melintas langsung menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Santo Boromeus.

"Tadi memang tidak ada polisi. Kata yang menolong korban kena luka dalam di bagian kepala," tambah dia.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved