Astaga, Pekerja Asing Ini Bekerja di Kalsel Cuma Modal Surat Fotokopian

Jumat (6/11/2015) malam keduanya dideportasi setelah tiga hari ‘menginap’ sekaligus menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi Kelas IA Banjarmasin.

Astaga, Pekerja Asing Ini Bekerja di Kalsel Cuma Modal Surat Fotokopian
banjarmasinpost.co.id/Aya Sugiyanto
Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendeportasi dua pemuda warga negara Tiongkok karena tidak memiliki paspor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kantor Imigrasi Kelas IA Banjarmasin mendeportasi dua warga negara Tiongkok.

Keduanya adalah Nannan (27) dan Yang Haohao (22), asal Hibei, Tiongkok.

Jumat (6/11/2015) malam keduanya dideportasi setelah tiga hari ‘menginap’ sekaligus menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi Kelas IA Banjarmasin.

Nan dan Hao mengaku bekerja di PT Conch South Kalimantan Cement, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Yang mengagetkan, mereka bekerja ternyata hanya membekali diri dengan fotokopi paspor.

Berdasar penelusuran BPost Online, tidak sedikit pekerja asing –terutama dari Tiongkok– yang tidak dibekali dokumen resmi dan asli.

Mereka kabarnya bisa ‘melenggang’ masuk ke Indonesia karena ada bantuan penyediaan dokumen ‘aspal’ (asli tapi palsu) atau abal-abal dari agen atau perusahaan yang mendatangkan. (*)

Lengkapnya baca Harian Banjarmasin Post besok dan ePaper Banjarmasin Post

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved