Bea Balik Nama, dan Dolar, Pengaruhi Kenaikan Harga Motor Setiap Tahun

Dalam menaikkan harga jual sebuah kendaraan, pabrikan tidak bisa sembarangan. Sebab, harus dilihat dari berbagai faktor,

Bea Balik Nama, dan Dolar, Pengaruhi  Kenaikan Harga Motor Setiap Tahun
AHM
All-New Honda CB150R StreetFire, menjadi penopang melonjaknya market share Honda 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dalam menaikkan harga jual sebuah kendaraan, pabrikan tidak bisa sembarangan. Sebab, harus dilihat dari berbagai faktor, seperti naiknya Bea Balik Nama (BBN), pajak dan lain sebagainya.

Hal seperti itu juga diterapkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sepeda motor Honda di Indonesia, menaikan harga akan dilakukan jika faktor-faktor tersebut sudah mengalami kenaikan.

“Biasanya, harga setiap tahun memang ada kenaikan. Hanya saja faktornya macam-macam. Sekarang ini faktor nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga bisa mempengaruhi,” kata Deputy Head of Corporate Communication PT AHM Ahmad Muhibbuddin di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/12/2015).

Menurut Muhib, menaikan harga itu merupakan satu hal yang dihindari oleh AHM. Sebab, di industri roda dua ini, menaikkan harga pengaruh ke penjualannya cukup besar, meskipun kenaikannya tidak seberapa.

“Berbeda dengan industri roda empat. Yang jelas kita coba jaga produk kita dan sebisa mungkin untuk tidak menaikan harga,” kata pria berkacamata minus ini.

Untuk tahun depan, lanjut Mubih masih belum bisa memutuskan kapan AHM akan menaikkan harga. Sebab, belum diketahui selain BBN yang akan naik setiap tahun, ada faktor apa lagi di 2016 mendatang.

“Nanti pada saatnya kita akan umumkan. Tapi kita tetap akan memberikan yang terbaik kepada konsumen,” ucapnya.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved