Mereka Menjadi 'Dokter Pribadi' Calon Wali Kota Banjarmasin

Rabu (9/12) lusa, coblosan Pilkada serentak berlangsung. Saat ini para calon baik tingkat gubernur, wali kota maupun bupati menjalani ‘masa tenang’

Mereka Menjadi 'Dokter Pribadi' Calon Wali Kota Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/restudia
Bakal calon wali kota Banjarmasin, Rojiansyah blusukan ke Pasar Sentra Antasari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rabu (9/12) lusa, coblosan Pilkada serentak berlangsung. Saat ini para calon baik tingkat gubernur, wali kota maupun bupati menjalani ‘masa tenang’ setelah sekitar tiga bulan berkeliling melakukan kampanye. Istri mereka pun bisa ‘beristirahat’.

Selama berkampanye, seringkali para calon itu didampingi istri masing-masing. Bahkan, para istri itu kerap pula menjadi juru kampanye ke kelompok-kelompok masyarakat. Mereka aktif bergerak untuk menyosialisasikan visi misi sang suami sebagai calon kepala daerah.

Seperti yang dilakukan istri ke­tiga calon wali kota (cawalkot) Banjarmasin. “Bapak merasa ada yang kurang jika saya tidak menemani. Karena itu ke mana saja Bapak bersosialisasi, saya upayakan ikut,” ucap Mas Mulya, istri calon wali kota, H Zulfadli Ghazali kepada BPost, kemarin.

Tak hanya itu, dia juga menjadi ‘dokter’ bagi suami, terutama yang terkait asupan makanan. Setiap pagi misalnya, Mulya selalu menyediakan sarapan bagi Zulfadli sebelum beraktivitas.

Meningkatnya aktivitas dan dicekam kecemasan terhadap kondisi suami juga dirasakan Lusiana, istri calon wali kota, H Rojiansyah alias Ka Oji.

Seperti Mulya, dia pun sering menemani suami blusukan untuk menyosialisasikan visi misinya jika menjadi orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini. Banyak daerah pelosok di Banjarmasin yang telah dijelajahi perempuan yang akrab disapa Bunda ini saat berkampanye.

“Saya sendiri juga selalu menyiapkan air putih dan kopi bagi Bapak. Demikian pula makannya, yang harus ada ikan karing (asin). Sudah kewajiban,” ujarnya.

Bagaimana dengan istri calon wali kota lainnya, H Ibnu Sina? Juga mengalami kondisi serupa. Kesibukan meningkat. Apalagi istri Ibnu, Siti Wasilah juga bekerja sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (Unlam).

Bagaimana di rumah? Siti mengaku, tidak ingin membuat anak-anak mereka tergantung pada asisten rumah tangga. Karena itu, dia selalu menyisihkan waktu untuk bersama anak-anak.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Senin (7/12/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved