Tekanan Terhadap IHSG Diprediksi Berlanjut, Ini Penyebabnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu tertekan.

Tekanan Terhadap IHSG Diprediksi Berlanjut, Ini Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/VOAindo
Seorang investor mengamati papan elektronik yang menampilkan indeks-indeks di Beijing, China 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu tertekan. Analis memprediksi, tekanan itu masih berlanjut di awal pekan ini (7/12/2015).

Heldy Arifien, Analis KDB Daewoo Securities, menjelaskan, investor asing mulai mengurangi bobot dalam portofolio mereka, dengan melepas sejumlah saham, seperti UNVR, BMRI, UNTR, INDF selama sepekan lalu. Namun, menjelang akhir pekan, asing berburu saham ASII, TLKM, GGRM.

Kondisi ini menyebabkan IHSG secara teknikal diperdagangkan pada titik 50,8 oversold stochastic yang diiringi munculnya bearish signal MA (5:20). "Bayang-bayang tekanan pelemahan akan membayangi pergerakan IHSG. Ada potensi indeks tertekan dengan menguji support 4.490," imbuh Heldy.

William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities, menyebutkan, indeks hari ini berpotensi bergerak di 4.502-4.590. "Market bergerak konsolidasi dan support IHSG di 4.502 sedang diuji," imbuh William.

Namun, setidaknya masih ada faktor yang bisa menopang laju indeks saham. Salah satunya rebound harga CPO bagi emiten perkebunan. Enam dari 10 analis memprediksi, IHSG hari ini naik, sementara empat analis memproyeksikan indeks melemah.

Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved