Hukum dan Kriminalitas di Kalsel

Pembunuh Wanita Dalam Karung Dihadiahi Dua Pelor di Kaki

Heru dibekuk polisi di Banjarmasin saat ingin menaiki kapal di Pelabuhan Trisakti untuk bertolak ke Pulau Jawa, Rabu (16/12/2015) sekitar pukul 02.00

Pembunuh Wanita Dalam Karung Dihadiahi Dua Pelor di Kaki
istimewa
Almarhumah Masriyah semasa hidup 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Khairul Setiawan alias Heru, karyawan pelabuhan khusus di Kintap, diberi hadiah peluru di kedua kakinya karena mencoba melarikan diri dari Tanahlaut.

Informasi dihimpun, Heru adalah tunangan korban yang berencana menikah pada awal Januari 2016 nanti.

Ia dibekuk polisi di Banjarmasin saat ingin menaiki kapal di Pelabuhan Trisakti untuk bertolak ke Pulau Jawa, Rabu (16/12/2015) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kepala Bagian Operasi Polres Tanahlaut, AKP Yusriandi Yusrin membenarkan pelaku diduga pembunuh Marsiah diamankan anak buahnya.

Ia membenarkan jika kedua kaki pria yang diduga pelaku pembunuhan Marsiah sudah diberi perban akibat luka yang diduga tertembak.

"Nanti kita ekspos ke media massa. Alhamdulillah pelaku bisa ditangkap dan sempat mau melarikan diri," katanya.

Sementara itu, informasi di kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin, jasad Marsiah, korban yang ditemukan warga Desa Jilatan, tewas dalam kondisi tanpa busana di dalam karung.

Jasad Marsiah ditemuka di bawah jembatan Tiung, Jalan Provinsi, Kecamatan Batuampar, Minggu (13/12/2015) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kini jasad Marsiah sudah dibawa keluarganya ke rumah duka di Drsa Kebun Raya RT 6 Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut untuk dimakamkan di pekuburan muslimin.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved