Laporan Zulfadli Gazhali Ditolak Panwaslu Banjarmasin, Ibnu Sina Melaju Mulus

Ketua KPU Kota Banjarmasin Bambang Budiyanto mengatakan, apa pun yang terjadi, tidak akan mempengaruhi hasil rapat pleno KPU Kota Banjarmasin.

Laporan Zulfadli Gazhali Ditolak Panwaslu Banjarmasin, Ibnu Sina Melaju Mulus
ist
Pasangan Zulfadli dan Zainuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Nomor urut 3, Ibnu Sina-Hermansyah bisa dipastikan bakal melaju mulus sebagai pemenang Pilkada Kota Banjarmasin 2015. 

Pasalnya, Panwaslu Kota Banjarmasin, menolak laporan pasangan calon nomor urut 2, Zulfadli Gazhali-Zainuddin (2Z) terkait dugaan money politic, pasangan nomor urut 3 Ibnu-Herman.

Panwaslu Kota Banjarmaasin menghentikan laporan tersebut karena menilai laporan 2Z tidak cukup bukti.

Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kota Banjarmasin Aries Mardiyono usai menghadiri rapat pleno KPU Kota Banjarmasin di Hotel Arya Barito, Kamis (17/12/2015).

"Dari kajian yang dilakukan sentra Gakumdu, terdiri dari Panwaslu, Kejaksaan dan kepolisian laporan yang disampaikan tidak memenuhi dua alat bukti," katanya. banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani


Ketua Panwaslu Kota Banjarmasin Aris Mardiono (banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Dengan demikian, jelas Aries status laporan Zulfadli Gazali - Zainuddin Djahri dihentikan atau tidak diteruskan.

"Dari gelar perkara yang dilakukan, baik pidana maupun administrasinya tidak dapat dilanjutkan," kata dia.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Banjarmasin Bambang Budiyanto mengatakan, apa pun yang terjadi, tidak akan mempengaruhi hasil rapat pleno KPU Kota Banjarmasin.

"Kita kan harus praduga tak bersalah juga. Kalau pun lanjut, ya kita lihat putusan hakim," katanya.

Dia mengatakan, proses penetapan calon terpilih akan tetap dilangsungkan sesuai jadwal yakni 21 Desember 2015 mendatang.

Hasil pleno KPU Kota Banjarmasin sendiri menghasilkan pasangan calon Walikota Banjarmasin nomor urut tiga Ibnu Sina - Hermansyah sebagai 'juara'.

Pleno diwarnai aksi penolakan atas hasil rekapitulasi suara dari saksi pasangan calon walikota nomor urut dua Zulfadli Gazali - Zainudin Djahri.

Saksi-saksi pasangan calon walikota nomor urut dua Zulfadli Gazali - Zainudin Djahri (2Z) enggan membubuhkan tanda tangan hasil pleno KPU Kota Banjarmasin.

Hesli Junianto Ketua tim sukses pasangan 2Z mengatakan penolakan atas hasil pleno ini dengan alasan proses hukum atas laporan dugaan money politic yang dilaporkannya ke Panwaslu Kota Banjarmasin masih berjalan.

Laporan ini kepada pasangan calon walikota nomor urut tiga Ibnu Sina - Hermansyah yang berdasar hasil pleno memenangkan pemilihan Walikota Banjarmasin 2015. (Rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved