Berbagai Risiko Makan Daging Kambing, Cermati Juga Mengatasinya

Aneka olahan dari daging kambing merupakan salah satu kuliner yang disukai masyarakat Indonesia.

Berbagai Risiko Makan Daging Kambing, Cermati Juga Mengatasinya
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Seorang karyawan memotong daging kambing untuk bahan utama sate buntel

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aneka olahan dari daging kambing merupakan salah satu kuliner yang disukai masyarakat Indonesia.

Namun, sayangnya bagi penyuka olahan daging kambing selalu dihantui berbagai penyakit yang bisa menyertai setelah menyantap makanan ini.

Inilah sejumlah penyakit yang bisa timbul setelah mengonsumsi daging kambing dikutip BPost Online dari Mercusuar:

Sembelit
Dampak langsung akibat mengonsumsi daging kambing secara berlebihan adalah sembelit dan apabila sembelit menyebabkan susah buang air besar dan berdarah, maka akan mengakibatkan ambeien.

Memperparah penyakit GERD
Penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah penyakit lambung akibat refluks asam lambung, di mana asam lambung yang seharusnya tetap berada di perut, naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di dada.

Mengonsumsi daging kambing secara berlebihan kemungkinan besar akan mengakibatkan penyakit GERD-nya tersebut akan bertambah parah setelah mengonsumsi daging kambing secara berlebihan.

Meningkatkan kadar lemak dan kolesterol darah
Kebanyakan mengonsumsi daging kambing juga bisa menimbulkan efek jangka panjang yaitu meningkatnya kadar lemak dan kolesterol darah.

Sama seperti daging merah lainnya, daging kambing juga memiliki kadar yang lemak tinggi.

Apalagi lemak hewani biasanya mengandung lemak jenuh.

Lemak jenuh ini banyak mengandung lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah kita.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved