Bentrokan di Lapas Kerobokan

Menkumham Berang, Perintahkan Kepala Lapas Kerobokan Bali Dicopot

Menurut Yasonna, Kalapas Kerobokan patut dicopot karena dianggap lalai membiarkan narapidana memiliki barang-barang terlarang masuk ke lapas.

Menkumham Berang, Perintahkan Kepala Lapas Kerobokan Bali Dicopot
Tribun Bali/ I Nyoman Mahayasa
Barang bukti berupa 2 Revolver rakitan kaliber 0,22 dan 92 peluru, yang ditemukan aparat gabungan Polri dan TNI di dalam Lapas Kerobokan, Badung, Bali, Sabtu (19/12/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA- Pascakerusuhan antarnarapidana yang menewaskan belasan orang, dan temuan bunker berisi senjata api dan senjata tajam, kepala Lapas Kerobokan Bali akan dicopot.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly akan segera mencopot Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Bali.

Menurut Yasonna, Kalapas Kerobokan patut dicopot karena dianggap lalai membiarkan narapidana memiliki barang-barang terlarang masuk ke lapas.

"Ada senapan, itu kan tidak benar. Berarti dia tidak kerja. Saya sudah perintahkan Kalapas dan pihak yang bertanggung jawab harus dicopot," ujar Yasonna di gedung Kemenkumham, Jakarta, Senin (21/12/2015).

BACA JUGA: Selain Temuan Bunker Senjata, Lapas Kerobokan Diduga Jadi Sarang Mafia Narkoba

Penggeledahan di lapas Kerobokan dilakukan usai kerusuhan pada Kamis (17/12/2015) lalu. Yasonna nampak berang saat mengetahui banyak barang yang tidak semestinya justru ditemukan di lapas.

"Saya minta sekjen bikin surat instruksi agar peristiwa Kerobokan tidak terjadi lagi," kata Yasonna.

Dia mengatakan, saat ini pihak Ditjen Pemasyarakatan masih melakukan investigasi. Pasalnya, kemungkinan penyimpanan barang-barang tersebut sudah berlangsung lama.

"Tidak cukup investigasi, harus ada tindakan awal dulu, Kalapas dicopot. Makanya tim yang bekerja nanti kita lihat laporannya," kata Yasonna.


Tribun Bali
Petugas kepolisian berjaga di depan LP Kerobokan Badung Bali, saat melakukan pemeriksaan.

BACA JUGA: Yasonna Laoly Bingung Ada Bunker Berisi Senjata Api di Lapas Kerobokan

Pasca-kerusuhan di Lapas Kerobokan, Kamis lalu, petugas melakukan razia di lapas tersebut dan menemukan sebuah bunker kecil.

Di dalam bunker kecil ini, petugas menemukan berbagai senjata tajam, senjata api dan 2 ons narkotika jenis sabu.

Petugas juga mengamankan senjata tajam berupa samurai, kapak, belati, trisula, celurit, dan senjata api jenis revolver. Bahkan, ada juga sebuah benda berupa jenglot yang ditemukan di Blok H di bawah beberapa tumpukan kain sekitar tempat tidur.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved