Harga Emas Tertekan Dolar, Minyak Kian Melemah

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari ditutup turun 8,2 dollar AS, atau 0,77 persen, pada 1.059,80 dollar AS per ounce.

Harga Emas Tertekan Dolar, Minyak Kian Melemah
net
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, NEW YORK - Menjelang akhir tahun 2015 ini, harga emas di pasar dunia makin murah.

Hal itu ditunjukkan dengan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange yang kembali berakhir turun pada Rabu (30/12/2015) waktu setempat (Kamis pagi WIB).

Turunnya harga logam mulia ini karena tertekan oleh penguatan mata uang dollar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari ditutup turun 8,2 dollar AS, atau 0,77 persen, pada 1.059,80 dollar AS per ounce.

"Indeks dollar AS naik pada Rabu, menambah tekanan terhadap emas," kata para analis.

Emas dan dollar biasanya bergerak berlawanan arah.

Minyak juga turun karena indeks minyak mentah WTI berkurang 1,16, atau 3,06 persen, menjadi 36,72 pada pukul 19.30 GMT. Analis mengatakan bahwa harga emas sering mengikuti minyak karena investor melihatnya sebagai lindung nilai taruhan mereka terhadap inflasi yang akibatkan minyak.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Maret turun 8,6 sen, atau 0,62 persen, menjadi 13,842 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 19,6 dollar AS atau 2,20 persen, menjadi 872,60 dollar AS per ounce.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help