Tragis, Kakak-beradik Bocah Pelaihari Tewas Saat Mandi di Embung Sawah

Aris (7) dan adiknya, Irfan (6), ditemukan tewas tenggelam di embung persawahan sekitar pukul 16.30 Wita. Penemunya adalah ibunya sendiri dibantu warg

Tragis, Kakak-beradik Bocah Pelaihari Tewas Saat Mandi di Embung Sawah
tribunnews.com
ilustrasi, danau bekas galian tempat bocah tenggelam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - PELAIHARI - Kesedihan mendera Isnawati (37). Warga Desa Telaga RT 5 Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, harus kehilangan dua putranya sekaligus, Rabu (30/12).

Kedua anak lelakinya, Aris (7) dan adiknya, Irfan (6), ditemukan tewas tenggelam di embung persawahan sekitar pukul 16.30 Wita. Penemunya adalah ibunya sendiri dibantu warga setempat.

Sebelumnya, Irfan dan Aris diketahui bermain di sekitar kawasan tersebut. Oleh karena tak kunjung pulang, Isnawati mencari mereka di embung yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumah.

Di sana Isnawati hanya menemukan pakaian Anis. Anis pun khawatir mengingat air embung dalam kondisi dalam karena dilanda banjir awal Desember 2015. Oleh karena tak kunjung menemukan kedua putranya, Isnawati pun berteriak meminta tolong. Warga pun berdatangan.

Umar (46) dan Agus (23) yang mendengar penjelasan Isnawati, turun ke embung. Mereka pun menyelam untuk memastikan kekhawatiran Isnawati. Ternyata dugaan Isnawati benar. Keduanya menemukan Aris dan Irfan di dasar embung di kedalaman sekitar tiga meter.

Kasatreskrim Polres Tanahlaut, AKP Ade Papa Rihi membenarkan kedua anak itu sudah dalam kondisi meninggal saat diangkat ke permukaan. Tidak ada tanda kekerasan di jasad kedua anak tersebut.

"Orangtua kedua anak korban tenggelam menolak dilakukan visum. Imbauan kami orangtua harus waspada terhadap anaknya yang bermain air di persawahan karena berakibat tenggelam," katanya. (tar)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved