Dollar AS Menguat, Harga Emas Turun

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada perdagangan Senin (11/1/2016) waktu setempat (Selasa pagi WIB)

Dollar AS Menguat, Harga Emas Turun
thinkstock
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada perdagangan Senin (11/1/2016) waktu setempat (Selasa pagi WIB), seiring dengan menguatnya mata uang dollar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari ditutup turun 1,7 dollar AS, atau 0,15 persen, pada 1.096,20 dollar AS per ounce.

Analis menyebutkan, logam mulia berada di bawah tekanan karena indeks dollar AS naik terhadap euro pada Senin.

Volume perdagangan juga rendah menyusul tidak adanya laporan ekonomi yang dirilis, dan tidak ada harapan kuat untuk kenaikan suku bunga selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS pada Januari.

Penurunan emas tertahan karena kinerja yang buruk di pasar saham AS memberikan dukungan untuk logam mulia.

Dow Jones Industrial Average turun 0,04 persen pada Senin sekitar pukul 16.30 GMT. Melemahnya ekuitas AS mendorong investor beralih ke aset-aset "safe haven", seperti emas.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Maret turun 5,2 sen, atau 0,37 persen, menjadi 13,866 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 32,4 dollar AS, atau 3,69 persen, menjadi 846,30 dollar AS per ounce.
 

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved