MotoGP

MotoGP Indonesia Hanya Mimpi

Sampai saat ini belum ada pembicaraan antara pemerintah, pihak Sirkuit Sentul dan Dorna untuk mengatur jadwal ulang.

MotoGP Indonesia Hanya Mimpi
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Sabtu (23/1/2016) halaman 12 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Angan para penyuka balap motor untuk bisa menyaksikan langsung ajang MotoGP pada tahun 2017 di Sirkuit Sentul, tampaknya hanya mimpi.

Pasalnya, hingga kini belum ada kepastian yang mendukung terselenggaranya event internasional itu.

Mulai dari Keputusan Presiden (Keppres) terkait MotoGP Indonesia hingga dana penyelenggaraan ajang balap paling bergengsi di dunia itu.

Untuk Keppres, ditargetkan rampung sebelum akhir bulan ini. Namun, hingga kini tidak jelas.

Padahal Keppres tersebut akan digunakan sebagai salah satu syarat saat pemerintah melakukan tanda tangan kontrak dengan Dorna Sport pada 30 Januari 2016.

“Menurut saya tidak akan terkejar. Harus dijadwalkan ulang,” ujar Irawan Sucahyono, Circuit Advisor Sentul seperti dikutip dari KompasOtomotif.

Menurut Irawan, sampai saat ini belum ada pembicaraan antara pemerintah, pihak Sirkuit Sentul dan Dorna untuk mengatur jadwal ulang.

Sebab, master plan dan induk penyelenggaraanya masih terus direvisi sesuai dengan keinginan pemerintah.

“Kemenpora masih mencari jalan keluar dan Sentul sedang memperbaiki master plan sesuai format master plan Asean Games. Sabtu (23/1/2016) ini, kita selesaikan revisinya dan Senin (25/1) mulai kita kirim lagi,” ujar Irawan.

Kendala lain, kata Irawan, pemerintah memutuskan agar penyelenggaraan MotoGP 2017, 2018, dan 2019 di Indonesia tidak menggunakan dana APBN. Kondisi tersebut membuat proyek ini ambigu.

Sebab, master plan dan induk penyelenggaraanya masih terus direvisi sesuai dengan keinginan pemerintah.

“Kemenpora masih mencari jalan keluar dan Sentul sedang memperbaiki master plan sesuai format master plan Asean Games. Sabtu (23/1/2016) ini, kita selesaikan revisinya dan Senin (25/1) mulai kita kirim lagi,” ujar Irawan.

Kendala lain, kata Irawan, pemerintah memutuskan agar penyelenggaraan MotoGP 2017, 2018, dan 2019 di Indonesia tidak menggunakan dana APBN. Kondisi tersebut membuat proyek ini ambigu.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help