Keutamaan Berkah Sepanjang Hidup Setelah Laksanakan Tawaf Mengelilingi Kabah

Hanya, bagi yang mampu menjadikan kondisi ini untuk mengasah kesabaran dan menahan amarah, maka nilainya sangat tinggi di hadapan Allh SWT.

Keutamaan Berkah Sepanjang Hidup Setelah Laksanakan Tawaf Mengelilingi Kabah
BPOST GROUP/YUSRAN PARE
Jamaah umrah dari berbagai negara sedang bersiap-siap tawaf. Latar belakang, Zamzam Tower jadi penanda baru Kota Mekkah.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tawaf mengelilingi Baitullah sebanyak tujuh kali merupakan bagian dari prosesi menjalankan ibadah haji atau umroh bagi umat Islam.

Bukan hanya pahala sebagai imbalannya yang dijanjikan Allah SWT bagi jamaah yang melaksanakan, tetapi sebenarnya ada terselip pembelajaraan kesabaran yang nilainya jauh lebih utama bahkan bisa menjadi bekal berkah sepanjang hidup kita.

“Dari tawaf kita diajarkan sabar yang luar biasa,” ujar Ustadzah Hj Maisunah SPd.I ketika memberikan tausiah di hadapan ibu-ibu jamaah Salat Asar Masjid Al Jihad Banjarmasin.

Sebab, ujar ustadzah di Banjarmasin ini, dalam proses melaksanakan ibadah fisik yang satu ini kita bukan hanya harus menjuang di antara pergerakan jamaah yang saling berjejal, tetapi juga kita bisa bertemu dengan jamaah lain yang usil seperti mendorong bahkan bersikap kasar.

Begitu pula ketika kita melaksanakan salat di Masjidil Haram, maka sangat sering saat hendak rukuk dan sujud tiba-tiba sajadah kita dijadikan tempat berdiri jamaah lain yang juga hendak salat.

“Prinsipnya ini kondisi yang memang tidak bisa dielakan, mereka sama-sama ingin beribadah namun tempatnya terbatas. Jadi kesabaran sangat diuji di sini,” ujarnya.

Hanya, bagi yang mampu menjadikan kondisi ini untuk mengasah kesabaran dan menahan amarah, maka nilainya sangat tinggi di hadapan Allh SWT.

“Apalagi kemudian menjadikan sabar dan mampu menahan amarah itu sebagai kepribadian kita maka ini akan sebuah investasi keutamaan berkah sepanjang hidup kita dan sebagai jalan tol menuju surga seperti dijanjikan Allah SWT bagi orang yang senantiasa sabar dan menahan amarah saat diuji dengan kondisi yang tidak menyenangkan,” ujarnya.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved