Ini Kata Hijabers Banua Soal Kerudung Sertifikasi MUI, "Hanya Akal-akalan Saja"

Di Kalimantan Selatan sendiri, hijab sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari para perempuan.

Ini Kata Hijabers Banua Soal Kerudung Sertifikasi MUI,
The Sun
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Iklan hijab halal salah satu produsen kerudung dengan sertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi pro-kontra.

Di Kalimantan Selatan sendiri, hijab sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari para perempuan.

Bahkan sebagian sudah menjadikan hijab sebagai aksesoris wajib bagi penggunanya.

Apalagi masyarakat Kalsel yang dikenal agamis. Penjual dan pemakai hijab banyak dan mudah sekali dijumpai, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Salah satu penjual kain hijab asal Kota Martapura, Bebef AS mengaku informasi soal hijab bersertifikasi halal belum banyak beredar. Bahkan dirinya mengaku baru tahu.

Menurutnya selama berjualan hijab melalui online, Bebef yang tinggal dan menjalankan usahanya di kota berjuluk 'Serambi Mekkah' itu tak ada menerima komplain dari pembelinya terkait soal sertifikasi halal hijab yang dijualnya.

"Kayanya tidak ada masalah sih. Yang beli juga tidak mempermasalahkan," katanya.

Selama ini, baik dirinya maupun pembelinya tidak pernah mempersoalkan soal sertifikasi halal bahan hijab yang dijualnya.

"Yang penting niatnya saja. Kan kita mau membantu orang menutupi auratnya. Itu saja," ujar pemilik toko online bbfcollection ini.

Sementara salah satu pengguna hijab dari Kota Banjarmasin, Nisa menduga munculnya isu itu hanyalah akal-akalan pemilik hijab bersertifikasi halal.

"Strategi pemasaran saja kalau saya pikir. Memang kadang penting halal haram. Namun niat kita itu beli hijab yang utama sih untuk menutupi aurat, itu saja," ujarnya.

Kalau memang ada sertifikasi halal, menurutnya harus tegas menegakkannya.

"Toh selama ini setengah-setengah. Kalau memang diharamkan, tindak. Kalau bikin fatwa seadanya, ya tidak digubris orang. Kita masayarakat akhirnya yang dibuat bingung," ujarnya.

Penulis: Rahmadhani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved