Pelajar SMPN 1 Banjarmasin Bereaksi, Upload Foto Kawan Terluka ke Sosmed

Pelajar SMPN 1 Banjarmasin bereaksi setelah melihat kawan pelajar mereka terluka yang diduga terjadi karena kucing-kucingan dan disergap aparat

Pelajar SMPN 1 Banjarmasin Bereaksi, Upload Foto Kawan Terluka ke Sosmed
istimewa via banjarmasinpost.co.id
Siswa SMPN 1 yang terluka akibat dianiaya polisi, Kamis (4/2/2016) dirawat di rumah sakit. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelajar SMPN 1 Banjarmasin bereaksi setelah melihat kawan pelajar mereka terluka yang diduga terjadi karena kucing-kucingan dan disergap aparat kepolisian, Kamis (4/2/2016) pagi.

Foto-foto itu tersebar cepat di sosial media dan disebarkan kemana-mana. "Ini bentuk kekesalan saja kak," kata seorang pelajar SMPN 1 Banjarmasin.

Para pelajar mengaku sangat kecewa saat melihat aparat kepolisian, mengejar temannya hingga ke dalam halaman sekolah.

"Kayak penjahat saja sampai disergap kaya begitu. Sampai robek dahinya dan darah berceceran," kata pelajar SMPN 1 lainnya.

Diketahui pelajar yang terluka bernama Riza, warga Kayutangi Banjarmasin. Melihat dahinya robek, pihak sekolah langsung membawanya ke RS Suaka Insan untuk pengobatan.

Kondisi Reza, stabil dan sudah ditangani medis. Pihak sekolah menyayangkan kejadian itu.

Kepala Sekolah SMPN 1 Banjarmasin, H Bukhari, mengatakan bahwa informasi yang diterima memang demikian.

"Kronologis jelas saya tidak mengetahui juga. Yang pasti ada siswa kami yang terluka di dahi hingga dilarikan ke rumah sakit. Kejadiannya di halaman depan sekolah," kata H Bukhari.

Dirinya juga mengungkapkan memang satu sisi pelajar SMP yang berkendara itu salah karena di bawah umur. "Tapi di sisi lain, kami juga menyesalkan kejadian ini terjadi di area sekolah yang jadi wewenang kami," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kegaduhan terjadi di SMPN 1 Banjarmasin, Kamis (4/2/2016) pagi. Seorang pelajar di sana terluka akibat kucing-kucingan dengan aparat kepolisian.

Saat BPost Online memantau ke lokasi kejadian, hal itu memang jadi perbincangan para pelajar di sana. Mereka nampak kesal dengan aparat kepolisian yang menyebabkan kawannya terluka.

"Jangan mentang-mentang polisi bisa seenaknya. Tadi teman kami dikejar sampai masuk halaman sekolah," kata seorang pelajar SMPN 1 Banjarmasin.

Diketahui sebelumnya, ada seorang pelajar yang hendak di tilang polisi di luar sekolah. Sebagaimana informasi di lapangan, pelajar itu langsung masuk halaman sekolahnya.

Tak lama ada dua polisi yang juga ikut masuk ke halaman parkir sekolah. Terjadi aksi kucing-kucingan hingga akhirnya si pelajar itu mengalami luka robek di bagian dahi.

Diduga pelajar itu sampai terluka lantaran terbentur dinding sekolah setelah menghindari sergapan aparat.

Penulis: M Fadli Setia Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help