Travel Kalsel

Pesona Gunung Hantanung dan Sungai Maranting, Antara Pesona dan Legenda

Wisata alam ini terletak di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, jarak dari Paringin ke lokasi sekitar 30 kilometer.

Pesona Gunung Hantanung dan Sungai Maranting, Antara Pesona dan Legenda
banjarmasinpost.co.id/elhami
Screenshot Gunung Hantanung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Objek wisata alam yang satu ini patut dikunjungi, karena selain masih alami juga masih asri, apalagi suasananya sejuk dan menyegarkan. Karena cukup jauh letaknya dari ibukota Kabupaten Balangan, Paringin, tak banyak sentuhan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan.

Adalah Wisata Gunung Hantanung dan Sungai Maranting, keduanya tak bisa dipisahkan, karena berdekatan, menikmati Sungai Maranting berarti anda juga menikmati pemandangan Gunung Hantunung.

Wisata alam ini terletak di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, jarak dari Paringin ke lokasi sekitar 30 km. Saat menempuh perjalanan, selain dimanjakan dengan deretan rumah warga dan juga pepohonan karet, jalur ke lokasi cukup menyenangkan karena bakal naik turun menanjak, tetapi tak perlu takut, akses jalan aspal sangat mulus.

Sesampainya di lokasi, karena masih alami dan hanya dikelola oleh swadaya masyarakat, pengunjung langsung disuguhkan pemandangan asri, selain itu pemandangan bisa dinikmati di atas jembatan dan juga dibawah jembatan.

Untuk fasilitas memang masih minim, dan tak ada pembangunan apa-apa dilokasi, namun tak perlu khawatir pengunjung bisa saja meminta bantuan warga disana semisal mau salat atau MCK, selain itu juga banyak warung-warung makanan.

Objek wisata ini selalu ramai jika menjelang akhir pekan terutama hari Sabtu dan Minggu. "Mereka bersantai di air duduk-duduk sembari menikmati pemandangan," ujar Amrullah salah satu masyarakat sekitar.

Selain itu untuk Sungai Maranting, pengunjung biasanya juga bisa mandi, jika air surut, karena bebatuan alami sungai akan terlihat dan pengunjung bisa berjalan-jalan disungai.

Sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu, rupanya objek wisata keduanya ini mempunyai cerita asal usul, Amrullah warga sekitar menceritakan, di Tebing Tinggi ada juga beberapa gunung, yang tertinggi adalah Gunung Hauk yang ada di Desa Ajung Tebing Tinggi.

Kaitannya dengan Gunung Hauk, ternyata keberadaan asal usul Gunung Hantanung merupakan pucuk Gunung Hauk yang akan ditabatkan ke Sungai Maranting.

Simak video di sini:

Konon cerita dari masyarakat, zaman dulu ada dua anak yakni si Pujung dan si Jarang, keduanya berebut kuitan (orang tua) caranya mereka berdua membuat lanting. Namun si Pujung kalah, tak terima lalu pucuk Gunung Hauk di ambilnya untuk dibawa dan diletakkan atau ditambatkan di Sungai Maranting agar sungai tertutup.

Namun didalam perjalanan, si Pujung saat membawa pucuk Gunung Hauk di sapa oleh Angui (sejenis binatang bonglon) terkejut lalu pucuk tersebut jatuh dan tak sampai ke sungai. "Lalu jadilah Gunung Hantanung, makanya berdekatan dengan Sungai Maranting, karena jatuh tak sempat di tambatkan ke sungai," ceritanya.

Karena saat ini sudah mulai dikenal dan banyak dikunjungi, Amrullah tentu saja mengharapkan, kedepan ada sentuhan yang diberikan oleh pemkab balangan, menurutnyya jika benar-benar dijadikan objek wisata andalan, bisa dijadikan seperti objek wisata yang ada di loksado seperti bambu rafting.

"Walau masih alami, yang datang tak hanya dari balanan, tetapi juga dari daerah banua enam," pungkasnya.(Banjarmasin Post/Muhammad Elhami/Ratino Taufik)

Penulis: Elhami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved