Sekali Gebrak, Enam Pasangan Diciduk di Hotel Jelang Hari Valentine

Saat bergerak, 142 personel ditambah 20 satpol PP, tampak beberapa personel memakai baju lengkap dan juga baju biasa agar bisa berbaur.

Sekali Gebrak, Enam Pasangan Diciduk di Hotel Jelang Hari Valentine
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ALIDONA
Petugas gabungan dari Satpol PP dan personel Polres Kukar menggelar razia untuk menciduk pasangan yang bukan suami isteri dari sejumlah hotel guna meminimalisasi tindak asusila pada saat perayaan hari Valentine atau kasih sayang, Sabtu (13/2/2016) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TENGGARONG - Petugas gabungan dari Satpol PP dan personel Polres Kukar menggelar razia untuk menciduk pasangan yang bukan suami isteri dari sejumlah hotel guna meminimalisasi tindak asusila pada saat perayaan hari Valentine atau kasih sayang, Sabtu (13/2/2016) malam.

Razia itu juga sebagai bentuk tindak lanjut surat edaran dari Pj Bupati terkait larangan perayaan Valentine's Day.

Saat bergerak, 142 personel ditambah 20 satpol PP, tampak beberapa personel memakai baju lengkap dan juga baju biasa agar bisa berbaur.

Selain itu tim juga melibatkan Polwan dari Polres dan juga Satpol PP. Mereka melakukan apel sebelum bergerak, tepat pukul 22.00 Wita.

Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Andre Anas, mengatakan tim bergerak menindak lanjuti terkait larangan beberapa provinsi dan kota terhadap kegiatan Valentine.

Juga melaksakan operasi untuk mencegah berkumpulnya warga yang bukan pasangannya (dalam satu ruangan, misalnya hotel) karena tidak sesuai dengan norma dan etika.

"Intinya siapa yang nantinya akan kita dapati bukan pasangan sah akan dibawa ke Mapolres," katanya.

Dalam sambutannya, Kompol Andre menjelaskan operasi kali ini akan menyasir 15 tempat. Tim dibagi dalam 3 regu. Setiap regu menyisir 5 tempat agar semua rata atau serentak.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 6 pasangan yang bukan mahram diamankan. Empat pasangan diamankan di Polsek Tenggarong dan dua pasangan di Polres Kukar untuk dimintai ketetangan.

"Sebanyak enam pasangan yang bukan suami istri kita amankan untuk dimintai keterangan. Bagi yang masih di bawah umur kita panggil orangtuanya untuk memberikan teguran,"pungkasnya. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved