65 Tahun Menunggu Kabupaten Banjar Dipimpin Seorang Ulama

Mengenakan jas hitam serta kopiah hitam, Bupati Banjar KH Khalilurahman tiba di Mahligai Sultan Adam, Kamis (18/2/2016).

65 Tahun Menunggu Kabupaten Banjar Dipimpin Seorang Ulama
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
KH Khalilurahman menandatangani berita acara sertijab dari Penjabat Bupati Ir Rachmadi Kurdi kepada Bupati Banjar KH Khalilurahman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mengenakan jas hitam serta kopiah hitam, Bupati Banjar KH Khalilurahman tiba di Mahligai Sultan Adam, Kamis (18/2/2016).

Pimpinan Ponpes Darussalam ini, tiba bersama istri Hj Raudhatul Wardiah Khalilurahman serta anak-anaknya.

Sementara itu, Wakib Bupati Banjar H Saidi Mansyur tiba lebih dulu. Keduanya, hadir untuk mengikuti sertijab dari Penjabat Bupati Banjar Ir H Rachmadi Kurdi kepada Bupati Banjar KH Khalilurahman.

Acara sertijab berlangsung sederhana, tidak ada penyambutan khusus kepada Bupati dan wakilnya.

Guru Khalil yang tiba di gedung Mahligai Sultam Adam disambut dengan kain sorban putih yang diselempangkan oleh Pimpinan Ponpes Darul Hijrah Putra, KH Zarkasie Hasby.

KH Khalilurahman menandatangani berita acara sertijab dari Penjabat Bupati Ir Rachmadi Kurdi kepada Bupati Banjar KH Khalilurahman.

Usai penandatangan Berita acara sertijab Bupati, Guru Khalil langsung melantik Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar yang diketuai Hj Raudhatul Wardiah Khalilurahman.

Hadir dalam sertijab pagi ini, Ketua DPRD Banjar H Rusli, Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo, Ketua Pengadilan Martapura Sri Daryanti, Kajari Martapura Slamet Wijayanta.

Setelah hampir 65 tahun baru sekarang Kabupaten Banjar dipimpin seorang ulama.

KH Khalilurahman dalam sambutannya bersyukur Kabupaten Banjar akhirnya dipimpin seorang ulama.

Kabupaten Banjar ini, mencita-citakan seorang kyai menjadi bupati sejak lima tahun lalu. Pada saat itu, ayah guru Hatim Salman yakni KH Salman untuk menjadikan Bupati Banjar.

Saat itu, seluruh rois syariah sepakat untuk menunjuk KH Salman yang ketika itu menjabat ketua pengadilan tinggi agama di Banjarmasin.

"Tetapi, apa mau dikata nasib belum kesampaian. G3SPKI terjadi. Maka Banjar kebagian dipimpin TNI terus menerus dipimpin TNI sampai era reformasi sipil bisa memimpin. Nah, baru sekarang bisa dipimpin Kyai. Alhamdulillah," ujar Guru Khalil.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help